KPK Bantah Isu Mantan Kapolres Terjaring OTT di Sumut

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluruskan informasi simpang-siur yang menyebut ada sosok mantan Kapolres ikut terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sumatera Utara (Sumut), namun tidak ditetapkan sebagai tersangka. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tidak ada mantan Kapolres yang diamankan dalam OTT terkait dugaan suap proyek infrastruktur tersebut.

> “Meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Dalam kegiatan tangkap tangan itu, total sejumlah tujuh orang yang diamankan dan dibawa ke Jakarta,” ujar Budi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/7/2025).

OTT yang dilakukan sejak Kamis, 26 Juni 2025 itu, berkaitan dengan dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan di Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumut.

Enam Orang Awal Ditangkap, Disusul Satu Lagi

Awalnya, KPK mengamankan enam orang yang tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat malam (27/6) dan Sabtu dini hari (28/6). Mereka adalah:

Rasuli Efendi Siregar (RES) – Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Pemprov Sumut, merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

Heliyanto (HEL) – PPK Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumut

M Akhirun Efendi Siregar (KIR) – Direktur Utama PT Dalihan Natolu Grup (DNG)

M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY) – Direktur PT Rona Na Mora

Riyan Muhammad (RY) – PNS Dinas PUPR Pemprov Sumut

Taufik Hidayat Lubis (TAU) – Staf tersangka Akhirun di PT DNG

Kemudian pada Sabtu pagi (28/6), KPK juga mengamankan Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Kepala Dinas PUPR Pemprov Sumut, yang dikenal dekat dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Lima Jadi Tersangka, Dua Masih Saksi

Dari tujuh orang yang diamankan, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka: TOP, HEL, RES, KIR, dan RAY. Sedangkan dua lainnya, RY dan TAU, berstatus sebagai saksi setelah menjalani pemeriksaan.

Proyek-Proyek Bernilai Fantastis

Kasus ini menyangkut sejumlah proyek besar, baik di lingkungan Pemprov Sumut maupun Satker PJN Wilayah I Sumut, dengan nilai total mencapai Rp231,8 miliar. Rinciannya:

Pemprov Sumut:

Proyek preservasi dan rehabilitasi Jalan Simpang Kota Pinang–Gunung Tua–Simpang Pal XI (tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025)

Penanganan longsoran

Satker PJN Wilayah I Sumut:

Proyek pembangunan Jalan Sipiongot–Batas Labusel (Rp96 miliar)

Jalan Hutaimbaru–Sipiongot (Rp61,8 miliar)

Uang Tunai dan Senjata Api Disita

Sebagai bagian dari pengembangan perkara, KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumah pribadi Topan Obaja pada Rabu, 2 Juli 2025. Dari rumah tersebut, tim penyidik menyita barang bukti berupa uang tunai Rp2,8 miliar dan dua pucuk senjata api.

Berita Terkait

OJK Denda Indosaku Rp875 Juta Akibat Pelanggaran Penagihan
Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga
Hakim Tolak Praperadilan Kasus Narkotika di Parepare
Wamenkum: Masyarakat Bisa Ajukan Praperadilan Jika Laporan Polisi Diabaikan
Hakim Batalkan Status Tersangka Irman Yasin Limpo dalam Kasus Dugaan Penipuan Rp 50 Miliar
Kejati Sulsel Setujui Keadilan Restoratif Perkara Pencurian Motor Siswa SMA di Pinrang
Polres Maros Tingkatkan Kasus Penganiayaan Oknum Polisi ke Tahap Penyidikan
Kejati Sulsel Cekal Mantan Pj Gubernur Terkait Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru