Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Temu konstituen dan reses Anggota DPRD Kota Parepare, Kamaluddin Kadir, di Gedung Aisyah, Sabtu (16/5/2026), mengungkap dugaan pelanggaran ketenagakerjaan.

Seorang warga mengadukan kebijakan sepihak sebuah perusahaan pembiayaan yang memotong gaji dan menerapkan denda di luar kontrak kerja.

​Warga Kelurahan Lapadde, Sahrul Mubarak, membeberkan bahwa perusahaan tempatnya bekerja menjatuhkan sanksi denda dan pemotongan penghasilan secara sepihak jika karyawan tidak mencapai target.

Ia menegaskan, aturan pemotongan tersebut sama sekali tidak tercantum dalam kontrak kerja awal.

​”Perusahaan menerapkan sanksi denda dan memotong gaji kami secara sepihak kalau target tidak tercapai. Aturan pemotongan seperti itu tidak ada kami temukan di dalam kontrak kerja. Ini jelas menggunakan dasar pasal yang tidak tepat dan tanpa persetujuan tertulis dari kami selaku karyawan,” ungkap Sahrul.

​Sahrul menambahkan, pihak pekerja sebenarnya telah melaporkan kasus ini ke Bagian Pengawasan Ketenagakerjaan bahkan sempat melakukan pemanggilan terhadap manajemen perusahaan pembiayaan yang bersangkutan.

​Namun, karena belum ada respons dan kejelasan lebih lanjut pascapemanggilan, para pekerja mendesak DPRD Parepare segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memfasilitasi perselisihan ini.

​Menanggapi polemik tersebut serta acuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang mencuat dalam dialog, Kamaluddin Kadir meminta para pekerja segera mengirimkan surat resmi ke bagian aspirasi DPRD.

Ia menekankan bahwa perusahaan wajib memberikan penjelasan yang transparan mengenai hak dan kewajiban pekerja.

​”Saya baru tahu ada aturan (penerapan denda) tersebut dan akan saya pelajari. Saya sarankan para pekerja segera bersurat resmi ke DPRD secara detail, ” Jelas Kamal

“Secara pribadi saya siap hadir melakukan pendampingan, meskipun sektor ketenagakerjaan ini sebenarnya merupakan mitra kerja dari Komisi II,” Lanjut Legislator Gerindra ini.

​Selain masalah ketenagakerjaan, reses tersebut juga menjaring keluhan terkait infrastruktur. Sahrul turut mengadukan buruknya drainase di BTN Pepabri Pintu 2 yang kerap meluap ke rumah warga dan merusak jalan akibat dimensi saluran yang kecil saat hujan deras.

​Kamaluddin Kadir menjelaskan bahwa masalah utama banjir di lokasi tersebut memang terletak pada dimensi saluran yang kecil, sementara intensitas hujan sangat tinggi
.
​”Kondisi drainase memang kecil, sementara intensitas hujan membawa volume air yang besar. Kami tampung aspirasi ini dan segera mengatensinya ke dinas terkait,” pungkas Kamaluddin.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru