Pemuda Asal Parepare Ini Terancam 15 Tahun Penjara Lantaran Gagahi Anak Dibawah Umur

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 11:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parepare — Seorang pemuda berusia 18 tahun, di tangkap Unit Resmob Sat Reskrim Polres Parepare pada hari minggu (1/6/2025) yang lalu. Pemuda 18 tahun ini berinisial S, di tangkap berdasarkan laporan polisi LP /B/214/V/2025/SPKT/Polres Parepare/Polda Sulsel/.

Terduga S (18) ditangkap unit resmob yang dipimpin Aiptu Ramli Jabir di Jalan Madani, (salah satu komplek perumahan) yang terletak di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

Didalam laporan pengaduan, terduga S (18) ini di laporkan telah melakukan perbuatan tindak pidana setubuh terhadap anak di bawah umur, terhadap korban yang bernama Bunga (nama samaran) yang masih berusia 16 tahun, Bunga juga masih berstatus sebagai pelajar, tinggal di kecamatan soreang kota Parepare.

Kasat Reskrim Polres Parepare AKP. Muh. Agus Purwanto yang di temui memberikan keterangan bahwa saat ini terduga S (18) diamankan di Mapolres Parepare untuk proses penanganan selanjutnya.

” Terduga S (18) ini berhasil kita amankan pada hari minggu (1/06/2025) malam sekitar pukul 18.30 wita, dan kita tahan yang bersangkutan pada hari senin (2/6/2025) kemarin untuk proses penanganan hukumnya atas perbuatan melawan hukum yang dilakukannya, yaitu melakukan tindak pidana setubuh terhadap anak dibawah umur “. Kata Agus Purwanto membenarkan.

Ia juga sebutkan bahwa antara terduga dengan korban ini sebelumnya telah menjalani hubungan asmara.

” Namun hubungan itu dimanfaatkan terduga pelaku untuk berhubungan badan dengan korban secara paksa, yang disertai dengan ancaman “. Kata Agus Purwanto.

Agus Purwanto jelaskan lagi lebih lanjut kronologi singkat kejadian tersebut.

” Berdasarkan keterangan dari terduga S (18) bahwa sekitar bulan Desember 2024 yang lalu, terduga S ini membawa korban ke rumahnya, sesampainya di rumah itu, korban dipaksa masuk kedalam rumah yang dalam keadaan kosong. Korban kemudian dipaksa untuk berhubungan badan dengan ancaman tidak akan di pulangkan, dan tidak hanya sampai disitu, bahkan terduga melakukan hubungan badan dengan korban beberapa kali dalam waktu yang berbeda, kemudian terduga S (18) ini memvideokan hubungan badan yang dilakukannya dengan korban, memfoto korban dalam keadaan bugil, kemudian mengancam korban akan menyebarkan video dan foto bugil korban jika korban tidak menuruti kemauan dari terduga pelaku “. Ungkap Agus menceritakan kronologi kejadian perbuatan yang dilakukan S.

Atas perbuatan tindak pidana yang dilakukannya, terduga S (18) dinaikkan stasusnya menjadi tersangka dan di tahan di Rutan Polres Parepare. Juga turut diamankan barang bukti 1 (satu) unit handphone merk iphone 14 warna hitam yang di gunakannya untuk merekam video dan memfoto perbuatan hubungan badan yang dilakukannya bersama korban, kini Ia pun terancam pidana 15 tahun penjara.

” Dari proses pemeriksaan yang dilakukan, ia diduga kuat telah melanggar Pasal 81 ayat 2 Jo pasal 76d subsider pasal 82 ayat 1 Jo 76 e Undang undang no. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, ancaman pidana 15 tahun “. Sebut Agus Purwanto.

Dari kejadian ini, mewakili Kapolres Parepare, AKP. Agus Purwanto kembali mengingatkan segenap lapisan masyarakat Kota Parepare.

” Tolong perhatikan dengan cermat apa yang di lakukan oleh anak – anak remaja kita, awasi dan berikan perhatian, jangan biarkan mereka hanyut dan larut dalam pengaruh pergaulan bebas, khususnya pengaruh dari tontonan – tontonan yang ada di internet, sayangi mereka, lindungi mereka, jangan biarkan mereka melakukan perbuatan – perbuatan yang dapat merusak masa depannya sendiri, karena ancaman pidana kejahatan terhadap anak dibawah umur itu tidak main – main “. Imbau Kasat Reskrim AKP. Agus Purwanto.

Berita Terkait

OJK Denda Indosaku Rp875 Juta Akibat Pelanggaran Penagihan
Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga
Hakim Tolak Praperadilan Kasus Narkotika di Parepare
Wamenkum: Masyarakat Bisa Ajukan Praperadilan Jika Laporan Polisi Diabaikan
Hakim Batalkan Status Tersangka Irman Yasin Limpo dalam Kasus Dugaan Penipuan Rp 50 Miliar
Kejati Sulsel Setujui Keadilan Restoratif Perkara Pencurian Motor Siswa SMA di Pinrang
Polres Maros Tingkatkan Kasus Penganiayaan Oknum Polisi ke Tahap Penyidikan
Kejati Sulsel Cekal Mantan Pj Gubernur Terkait Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru