Thom Haye Tolak Jabat Tangan Pemain Lebanon Usai Laga, Ungkap Alasan Emosional

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, rilis.news — Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, menjadi sorotan usai laga FIFA Matchday melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (8/9/25) malam.

Aksi Thom Haye yang menolak jabat tangan dengan para pemain Lebanon viral di media sosial dan memicu perdebatan.

Momen tersebut terjadi sesaat setelah peluit panjang berbunyi, mengakhiri pertandingan yang berakhir imbang 0-0.

Saat pemain lain saling berjabat tangan sebagai bentuk sportivitas, Thom Haye justru terlihat berjalan cepat menuju ruang ganti, mengabaikan uluran tangan dari beberapa pemain dan ofisial Lebanon. Ekspresi kekesalan terlihat jelas di wajahnya.

Thom Haye akhirnya buka suara dan menjelaskan alasannya dalam sebuah siniar (podcast). Ia mengaku tidak bisa menahan emosi karena permainan Lebanon yang dinilainya terlalu kasar dan “licik”.

“Lihat, saya sangat menghargai rasa hormat dalam permainan. Saya selalu berjabat tangan,” ujar Thom Haye.

“Namun, apa yang mereka lakukan di lapangan, itu jauh di luar batas. Ada banyak tekel keras dan provokasi yang tidak perlu.”

​Insiden ini disebut berawal dari adu mulut antara Marselino Ferdinan dan beberapa pemain Lebanon di menit-menit akhir pertandingan. Thom Haye yang melihat rekan setimnya terpojok langsung maju untuk membela dan sempat mendorong salah satu pemain lawan.

​”Jika saya lima tahun lebih muda, saya pasti akan melawan mereka,” tambahnya. “Tapi kali ini saya memilih untuk menenangkan diri dan langsung pergi.”

​Sikap Thom Haye ini mendapat beragam respons. Banyak penggemar sepak bola Indonesia yang memaklumi dan memuji ketegasan Haye karena dianggap membela rekan setimnya.

Di sisi lain, beberapa pihak menyayangkan tindakan tersebut karena dianggap tidak menjunjung tinggi sportivitas.
​Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dan Kapten Timnas Lebanon, Mohamad Haidar, juga telah memberikan tanggapan terkait insiden ini.

Kluivert menyebut insiden tersebut sebagai pelajaran penting bagi timnya, sementara Haidar menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi di lapangan.

Meskipun demikian, Thom Haye menegaskan bahwa penolakannya bukan karena masalah pribadi, melainkan karena rasa frustrasinya terhadap cara bermain lawan yang dianggap mengabaikan nilai-nilai sportivitas.

Berita Terkait

Gol Cepat Mustafić Bawa Bali United Bungkam PSM Makassar 2-0
KONI Parepare Targetkan Lima Besar pada Porprov 2026, Kirim Kontingen Terbesar
​Komite Wasit Akui Salah Batalkan Penalti PSM Makassar Melawan Malut United
Basarnas berhasil melakukan evakuasi medis udara terhadap seorang pembalap Moto2
Tiga Tim Siap Hadang PSM Makassar di Bulan September
PSM Makassar Resmi Perkenalkan Jacques Medina Themopele
Stadion BJ Habibie Tetap Jadi Markas PSM Musim Kompetisi 2025.
Persib Bandung Tolak Bonus Rp 1 M dari KDM, Ternyata Hasil Sumbangan ASN!

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WITA

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Parepare Gandeng Brimob dan Polres Gelar Sidak Gabungan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:39 WITA

Lapas Parepare Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dengan Nilai Sempurna

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:08 WITA

OPINI : Menghapus Ego Sektoral: Mengapa Pokir DPRD Parepare Tak Boleh Sekadar Jadi ‘Ajang Permakluman’

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:40 WITA

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:55 WITA

Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Berita Terbaru