Geger Insinyur RI Disebut Curi Teknologi Jet Tempur Korsel

- Redaksi

Jumat, 2 Februari 2024 - 21:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (rilis.news) – Sejumlah insinyur asal Indonesia kini tengah diselidiki di Korea Selatan (Korsel). Ini terkait dugaan pencurian teknologi jet tempur KF-21 yang sedang dikembangkan di negara itu.

dilansir dari CNBC Indonesia Kabar ini disampaikan badan pengadaan milik negara Jumat (2/2/2024). Menurut Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA), para insinyur yang dikirim ke Korea Aerospace Industries (KAI) kemungkinan menyimpan data pengembangan KF-21 di USB.

“Investigasi bersama yang terdiri dari lembaga-lembaga terkait, termasuk Badan Intelijen Nasional,” kata seorang pejabat DAPA kepada wartawan, seperti dikutip Yonhap.

“Saat ini sedang dilakukan untuk menyelidiki dugaan pencurian teknologi yang dilakukan oleh WNI,” tambahnya.

Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, penyelidikan sendiri difokuskan pada apakah data yang disimpan berisi teknologi strategis terkait dengan program pengembangan KF-21. Semua WNI itu telah dilarang meninggalkan Korsel.

Sebenarnya, Indonesia adalah negara mitra proyek pengembangan jet tempur KF-21. Di mana RI akan menanggung 20% biaya proyek sebesar 8,8 triliun won atau sekitar Rp104 triliun.

Program diluncurkan pada tahun 2015 itu. Saat ini, menurut laman Korsel itu, Indonesia baru membayar 278,3 miliar won (Rp3,2 triliun) untuk proyek tersebut dengan sisa 1 triliun won dalam pembayarannya.

Korsel berencana untuk memulai produksi jet tempur KF-21 akhir tahun ini. Di 2031 ditarget sebanyak 120 jet terbuat KF-21.

 

Berita Terkait

Hadiri Sesi Pleno KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan
Kesalahan Sebut Nama Presiden RI oleh Komentator, RTM Sampaikan Permintaan Maaf Resmi
BRICS 2025 Jadi Tonggak Sejarah Baru Diplomasi Indonesia
Kamar Direktur RS Indonesia di Gaza Jadi Sasaran, F-16 Israel Serang Tanpa Ampun
Zohran Mamdani: Profil Lengkap, Kontroversi, dan Peluangnya Merebut Kursi Wali Kota New York 2025
Ekonomi Israel Terguncang Usai Perang 12 Hari dengan Iran, Kerugian Capai Miliaran Dolar
Israel Lumpuhkan Bandara Sanaa, Pesawat yang Akan Ditumpangi 300 Jemaah Haji Asal Yaman Jadi Sasaran
KPK ; Raffi Ahmad belum laporkan harta kekayaan.

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru