Kamar Direktur RS Indonesia di Gaza Jadi Sasaran, F-16 Israel Serang Tanpa Ampun

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

F-16 Israel kembali menggempur wilayah Gaza, kali ini menarget langsung kamar Direktur Rumah Sakit Indonesia, salah satu fasilitas kesehatan yang selama ini dikenal aktif merawat korban konflik. Serangan udara itu terjadi di tengah meningkatnya eskalasi militer yang memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Saksi mata melaporkan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Rudal militer Israel menghantam salah satu sisi bangunan rumah sakit yang diketahui digunakan sebagai ruang istirahat pimpinan RS. Tidak lama setelah ledakan, tim penyelamat dan paramedis bergegas mengevakuasi pasien dan staf medis.

“Ledakannya sangat besar. Banyak jendela pecah. Beberapa alat medis juga rusak,” ujar seorang relawan medis yang enggan disebut namanya karena alasan keamanan.

Meski sang direktur selamat, beberapa staf rumah sakit dikabarkan mengalami luka ringan. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerusakan struktural rumah sakit cukup signifikan.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan keprihatinan dan kecaman keras atas serangan ini. Dalam siaran pers resminya, Kemlu menyebut bahwa Israel telah melanggar prinsip dasar hukum humaniter internasional yang melindungi fasilitas kesehatan, terutama di zona konflik.

“Indonesia menuntut pertanggungjawaban atas serangan ini. Rumah Sakit Indonesia di Gaza adalah simbol solidaritas kemanusiaan. Menyerangnya adalah bentuk pelanggaran berat,” tulis pernyataan Kemlu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel. Namun serangan ini kembali menambah panjang daftar agresi terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas kemanusiaan di Jalur Gaza.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza dibangun hasil gotong royong masyarakat Indonesia melalui organisasi kemanusiaan, dan telah beroperasi sejak 2016. Rumah sakit ini menjadi salah satu rujukan utama di Gaza utara, khususnya bagi korban serangan udara dan darat sejak awal konflik.

Masyarakat Indonesia pun menunjukkan respons emosional atas kabar ini. Media sosial dipenuhi seruan solidaritas dan doa untuk keselamatan para tenaga medis di Gaza.

Berita Terkait

Hadiri Sesi Pleno KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan
Kesalahan Sebut Nama Presiden RI oleh Komentator, RTM Sampaikan Permintaan Maaf Resmi
BRICS 2025 Jadi Tonggak Sejarah Baru Diplomasi Indonesia
Zohran Mamdani: Profil Lengkap, Kontroversi, dan Peluangnya Merebut Kursi Wali Kota New York 2025
Ekonomi Israel Terguncang Usai Perang 12 Hari dengan Iran, Kerugian Capai Miliaran Dolar
Israel Lumpuhkan Bandara Sanaa, Pesawat yang Akan Ditumpangi 300 Jemaah Haji Asal Yaman Jadi Sasaran
Israel melancarkan serangan terhadap Iran
PBB Berikan Hak Istimewa untuk Palestina

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WITA

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Parepare Gandeng Brimob dan Polres Gelar Sidak Gabungan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:39 WITA

Lapas Parepare Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dengan Nilai Sempurna

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:08 WITA

OPINI : Menghapus Ego Sektoral: Mengapa Pokir DPRD Parepare Tak Boleh Sekadar Jadi ‘Ajang Permakluman’

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:40 WITA

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:55 WITA

Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Berita Terbaru