Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Provinsi Lebih Besar dari DPR RI, Gubernur dan DPRD Janji Evaluasi

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 12:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, | Tunjangan perumahan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di beberapa provinsi menjadi sorotan, setelah terungkap nilainya yang bahkan melebihi tunjangan sejenis bagi anggota DPR RI pasca-pemangkasan.

Kondisi ini memicu janji evaluasi dari sejumlah gubernur dan pimpinan DPRD.
​Perbandingan Tunjangan DPR RI dan DPRD Provinsi
​Protes publik terhadap tunjangan anggota DPR RI berujung pada pemangkasan sejumlah pos anggaran per 31 Agustus 2025.

Tunjangan perumahan DPR RI dipangkas total, yang sebelumnya mencapai Rp 50 juta per bulan. Dampaknya, pendapatan bersih (take home pay) anggota DPR RI turun drastis menjadi sekitar Rp 65,5 juta per bulan.

​Namun, di sisi lain, tunjangan perumahan di beberapa daerah justru memiliki nilai yang fantastis:

DPRD DKI Jakarta: Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 415 Tahun 2022, tunjangan perumahan bagi anggota DPRD DKI mencapai Rp 70,4 juta per bulan.Angka ini lebih besar dari take home pay anggota DPR RI saat ini.

​DPRD Jawa Tengah: Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/51 tahun 2025 menetapkan tunjangan perumahan bagi anggota DPRD sebesar Rp 47,77 juta per bulan. Nilai ini juga jauh lebih tinggi dari tunjangan perumahan yang sekarang dihapus untuk DPR RI.

Tanggapan Pemerintah Provinsi dan DPRD

​Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan sedang berkomunikasi dengan DPRD DKI dan menunggu keputusan terkait isu ini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan bahwa seluruh fraksi sepakat untuk mengevaluasi tunjangan tersebut agar disesuaikan dengan kondisi terkini.

​Di Jawa Tengah, Ketua DPRD Sumanto juga berjanji akan mengevaluasi tunjangan ini. Ia mengatakan langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan tuntutan mahasiswa.

Sebagai langkah awal, Sumanto memastikan kunjungan luar negeri anggota dewan akan dihapus.

Berita Terkait

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak
Beasiswa PIP Aspirasi Taufan Pawe Cair, Siswa di Sulsel Diminta Segera Cek dan Aktivasi Rekening
Presiden Prabowo Pimpin Evaluasi Menyeluruh Kabinet Merah Putih dalam Retreat Hambalang
Taufan Pawe Sosialisasikan 4 Pilar, Dorong Potensi Wisata Budaya Desa Pancana Barru
Cek Keabsahan Sertipikat Elektronik Kini Cukup Pindai Kode Batang
Menteri Komdigi Dorong Gen Z Jadi Produsen AI, Tekankan Etika dan Mitigasi Dampak
Kurir Shopee Express Ancam Paket Tak Akan Sampai, Pembeli di Parepare Dirugikan Karena Retur Sepihak
Presiden Prabowo Kirim Surat Khusus untuk Lima Eks Menteri yang Terkena Reshuffle

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru