​’Tantiem Rp 40 M Cuma Rapat Sebulan Sekali’: Prabowo ‘Sentil’ Direksi BUMN, Ancam yang Protes Disuruh Mundur!

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali membuat gebrakan, kali ini dengan menyoroti bobroknya tata kelola BUMN.

Dalam pidato di hadapan DPR, Jumat (15/8), ia dengan lantang mengkritik habis-habisan bonus direksi dan komisaris yang disebut tantiem.

​Dengan gaya khasnya, Prabowo bahkan mengaku tak mengerti arti kata itu dan menyebutnya sebagai akal-akalan belaka.

“Itu akal-akalan mereka saja. Dia memilih istilah asing supaya kita tidak mengerti,” ujarnya, membuat seisi ruangan riuh.
​Prabowo tak main-main.

Ia mengungkap dirinya sudah memerintahkan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia untuk bersih-bersih BUMN. Langkah pertama, memangkas jumlah komisaris yang dinilainya terlalu banyak.

​”Saya potong setengah, komisaris paling banyak 6 orang,” ungkapnya.

​Yang paling membuat heboh, Prabowo menyoroti soal gaji. Ia bahkan menyebut ada komisaris yang hanya datang rapat sebulan sekali tapi bisa dapat bonus sampai Rp 40 miliar dalam setahun!

​Ia pun memberikan ultimatum keras: tantiem harus dihapus, terutama jika perusahaan merugi. Bagi para direksi dan komisaris yang merasa keberatan, Prabowo punya pesan singkat:

“Kalau keberatan, segera berhenti, Saudara-saudara.”

Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah di gedung parlemen, menunjukkan dukungan kuat terhadap langkah-langkah reformasi yang diusungnya di tubuh BUMN.

Berita Terkait

Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta Akibat Pelanggaran Penagihan
Beasiswa PIP Aspirasi Taufan Pawe Cair, Siswa di Sulsel Diminta Segera Cek dan Aktivasi Rekening
Presiden Prabowo Pimpin Evaluasi Menyeluruh Kabinet Merah Putih dalam Retreat Hambalang
Taufan Pawe Sosialisasikan 4 Pilar, Dorong Potensi Wisata Budaya Desa Pancana Barru
Cek Keabsahan Sertipikat Elektronik Kini Cukup Pindai Kode Batang
Menkeu Ancam Kembalikan Sistem Bea Cukai ke Era Orba jika Kinerja Tak Membaik

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru