Wawali Makassar pimpin soal rakor tanggap darurat kekeringan

- Redaksi

Kamis, 7 September 2023 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar (rilis.news) – Wakil Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi memimpin rapat koordinasi terkait kondisi kedaruratan dan kekeringan yang melanda Kota Makassar.

“Sejak awal sudah ada koordinasi dan pemberitahuan mengenai bencana El Nino yang akan melanda, salah satunya di Indonesia. Dampak itu sudah terasa dan di Makassar kekeringan sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir ini,” ujarnya di Makassar, Rabu.

Pada rapat koordinasi itu diputuskan penanggung jawab kondisi kedaruratan berada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

Fatmawati Rusdi mengatakan salah satu masalah penting dan harus dituntaskan adalah kondisi kekeringan yang berdampak pada tidak tersuplainya air bersih kepada sebagian warga di timur maupun utara kota Makassar.

“Kita berharap dengan koordinasi ini keluhan masyarakat akan kekurangan air sebagai dampak kekeringan dapat teratasi,” katanya.

Sebelumnya camat dan lurah diperintahkan untuk memetakan kebutuhan air per rumah, di setiap wilayah yang berdampak. Sehingga, dapat dihitung kebutuhan dan titik distribusi agar lebih maksimal.

Selain itu, PDAM juga telah melakukan upaya pelayanan dengan turun mendistribusikan air bersih ke warga, di 60 titik per hari, namun terkendala dengan jumlah armada yang dimiliki oleh PDAM.

Dengan koordinasi seluruh SKPD dan kecamatan, serta pemetaan yang lebih detail lagi, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi setiap harinya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin menyampaikan bahwa seluruh personel di BPBD selalu siap dengan situasi dan kondisi untuk membantu masyarakat.

 

“SK tanggap darurat telah dibuat dan sedang berproses, sehingga pendistribusian air bersih harus dilakukan secara terkoordinasi,” tuturnya.

Kekurangan air bersih, menjadi dampak dari adanya kekeringan yang melanda dan akan dilakukan distribusi air bersih kepada masyarakat yang menjadi prioritas.

“Skala prioritas di sini, yakni wilayah yang kesulitan sumber air dan kesulitan terdistribusi oleh PDAM. Langkah awal yang dilakukan adalah asesmen data di lapangan berdasarkan informasi berjenjang dari kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW,” ucapnya.

Berita Terkait

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Parepare Gandeng Brimob dan Polres Gelar Sidak Gabungan
Lapas Parepare Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dengan Nilai Sempurna
OPINI : Menghapus Ego Sektoral: Mengapa Pokir DPRD Parepare Tak Boleh Sekadar Jadi ‘Ajang Permakluman’
Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WITA

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Parepare Gandeng Brimob dan Polres Gelar Sidak Gabungan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:39 WITA

Lapas Parepare Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dengan Nilai Sempurna

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:08 WITA

OPINI : Menghapus Ego Sektoral: Mengapa Pokir DPRD Parepare Tak Boleh Sekadar Jadi ‘Ajang Permakluman’

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:40 WITA

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:55 WITA

Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Berita Terbaru