Slovenia Susul Negara Lain Akui Negara Palestina pada 21 Mei

- Redaksi

Jumat, 10 Mei 2024 - 17:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rilis.news –Perdana Menteri Slovenia Robert Golob menyatakan, negaranya memulai prosedur untuk mengakui negara Palestina guna membantu mengakhiri kekerasan di Gaza.

“Kekejaman yang kita saksikan di Gaza setiap hari tidak dapat diterima dan harus dihentikan,” kata Golob, Kamis (9/5/2024).

Pemerintah koalisi di Slovenia, yang terdiri dari tiga partai kiri-tengah, bersatu dalam rencana untuk mengakui negara Palestina. Golob menambahkan, dia berharap negara-negara lain akan mengikuti langkah Slovenia.

Pemerintah Slovenia akan mengajukan surat permohonan resmi kepada parlemen untuk mengakui Palestina selambat-lambatnya pada 13 Juni 2024.

“Saya gembira bahwa pemerintah telah mengambil langkah yang tegas dan tidak dapat dibatalkan dalam proses pengakuan Palestina,” kata Menteri Luar Negeri Slovenia Tanja Fajon media sosial X.

“Dengan demikian, Slovenia mengirimkan pesan yang jelas mengenai urgensi perdamaian Timur Tengah dan solusi dua negara,” ujarnya. 

Sedikitnya 100 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Ljubljana melakukan protes di area kampus, pada Kamis. Para mahasiswa mendesak pihak universitas untuk mengeluarkan kecaman terhadap genosida di Gaza, dan mengakhiri kerja sama apa pun dengan Universitas Bar Ilan di Israel.

Slovenia, anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada akhir Maret mengeluarkan pernyataan bersama dengan Spanyol, Malta, dan Irlandia bahwa negara-negara tersebut siap untuk mengakui negara Palestina jika situasinya tepat. 

Berita Terkait

Hadiri Sesi Pleno KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan
Kesalahan Sebut Nama Presiden RI oleh Komentator, RTM Sampaikan Permintaan Maaf Resmi
BRICS 2025 Jadi Tonggak Sejarah Baru Diplomasi Indonesia
Kamar Direktur RS Indonesia di Gaza Jadi Sasaran, F-16 Israel Serang Tanpa Ampun
Zohran Mamdani: Profil Lengkap, Kontroversi, dan Peluangnya Merebut Kursi Wali Kota New York 2025
Ekonomi Israel Terguncang Usai Perang 12 Hari dengan Iran, Kerugian Capai Miliaran Dolar
Israel Lumpuhkan Bandara Sanaa, Pesawat yang Akan Ditumpangi 300 Jemaah Haji Asal Yaman Jadi Sasaran
Israel melancarkan serangan terhadap Iran

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru