Paus Fransiskus Minta Ukraina Berani Angkat ‘Bendera Putih’

- Redaksi

Minggu, 10 Maret 2024 - 16:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTERNASIONAL  (rilis.news) – Paus Fransiskus mendorong Ukraina untuk berani menyatakan laiknya mengangkat ‘bendera putih’ untuk merundingkan berakhirnya perang dengan Rusia.

Perang Ukraina-Rusia sejak invasi Moskow telah berlangsung selama dua tahun dan telah menewaskan puluhan ribu orang.

Mengutip Reuters, Minggu 10 Maret, Paus Fransiskus menyampaikan hal itu wawancara dengan stasiun televisi Swiss, RSI bulan lalu.

Wawancara itu dilakukan sebelum Presiden Turki Tayyip Erdogan menawarkan diri menjadi tuan rumah pertemuan Ukraina-Rusia guna mengakhiri perang.

Penawaran Erdogan itu terjadi saat disambangi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istanbul, Turki pada Jumat 8 Maret.

Sedangkan dalam pertemuan untuk mengakhiri perang itu, Zelensky menegaskan Ukraina ingin perdamaian, namun tidak akan menyerahkan wilayahnya di mana pun.

Dalam pertemuan itu, Zelensky juga meminta agar pasukan Rusia menarik diri dari seluruh wilayah Ukraina, termasuk upaya pemulihan perbatasan negaranya.

Di satu sisi, pernyataan Paus Fransiskus hingga saat ini belum ditanggapi oleh Ukraina.

Sebelumnya, Paus Fransiskus dimintai tanggapannya tentang silang pendapat agar Ukraina menyerah kepada Rusia lantaran belum juga mampu mengusir pasukan yang menginvasi.

Mereka yang pro terhadap hal itu disebut bakal mendorong partai terkuat di Ukraina untuk menggulirkannya.

Dalam momen wawancara dengan stasiun televisi RSI itu, pewawancara menggunakan istilah “bendera putih” saat mengajukan pertanyaannya kepada Paus Fransiskus.

“Itu adalah satu penafsiran, dan itu benar,” kata Paus Fransiskus saat sesi wawancara.

Momen wawancara dengan Paus Fransiskus itu akan disiarkan stasiun televisi RSI pada 20 Maret sebagai bagian dari program budaya baru.

Berita Terkait

Hadiri Sesi Pleno KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan
Kesalahan Sebut Nama Presiden RI oleh Komentator, RTM Sampaikan Permintaan Maaf Resmi
BRICS 2025 Jadi Tonggak Sejarah Baru Diplomasi Indonesia
Kamar Direktur RS Indonesia di Gaza Jadi Sasaran, F-16 Israel Serang Tanpa Ampun
Zohran Mamdani: Profil Lengkap, Kontroversi, dan Peluangnya Merebut Kursi Wali Kota New York 2025
Ekonomi Israel Terguncang Usai Perang 12 Hari dengan Iran, Kerugian Capai Miliaran Dolar
Israel Lumpuhkan Bandara Sanaa, Pesawat yang Akan Ditumpangi 300 Jemaah Haji Asal Yaman Jadi Sasaran
Israel melancarkan serangan terhadap Iran

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru