DPRD Parepare Gelar RDP Kasus Tahanan Korban Penganiayaan, Keluarga Merasa Kurang Percaya pada Penjelasan RSUD

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 12:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE,  – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti aduan keluarga terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang tahanan di bawah pengawasan Polres Parepare.

​RDP yang digelar ini menghadirkan perwakilan keluarga korban dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau untuk mengklarifikasi informasi medis yang disampaikan pihak keluarga.

​Ketua Komisi II DPRD Parepare, Satria Parman Agoes Mante, menyampaikan bahwa sebagian besar poin aduan dari keluarga telah dijawab secara rinci oleh pihak rumah sakit, lengkap dengan bukti hasil pemeriksaan medis.

​Meskipun demikian, Parman mengakui bahwa masih ada keraguan atau ketidakpercayaan (distrust) dari pihak keluarga terhadap penjelasan yang diberikan oleh tenaga medis.

​”Banyak hal yang diadukan, semuanya itu dijawab oleh pihak rumah sakit dan dibuktikan dengan hasil medis. Tapi, pihak keluarga agak kurang trust kepada pihak rumah sakit,” ujar Parman dalam forum rapat.

Parman pun meminta pihak keluarga korban untuk dapat menghormati proses penanganan medis yang bersifat teknis dan profesional. Menurutnya, diagnosis dan penilaian kesehatan merupakan kewenangan penuh tenaga medis yang harus dihargai secara proporsional.

RDP ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen DPRD Parepare dalam merespons aspirasi dan keluhan masyarakat, khususnya dalam kasus-kasus sensitif yang menyangkut hak dan keadilan warga negara.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru