Drama Interpelasi Tamat di balik pintu rapat tertutup: Wali Kota Tasming Hamid Siap Tindaklanjuti Enam Poin Evaluasi

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE, RILIS.NEWS — DPRD dan Pemerintah Kota Parepare sepakat mengakhiri polemik hak interpelasi melalui rapat tertutup di Gedung DPRD Parepare, Selasa (4/11/2025). Dalam pertemuan tersebut,Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyatakan kesiapannya menindaklanjuti enam poin yang menjadi perhatian DPRD, termasuk perbaikan tata kelola pemerintahan, relokasi pedagang Pasar Seni, serta penataan izin ritel modern.

Kesepakatan ini menandai berakhirnya ketegangan antara legislatif dan eksekutif yang sempat mengemuka beberapa pekan terakhir.

Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir menjelaskan, setelah mendengarkan penjelasan dari Wali Kota, pimpinan dan anggota DPRD menilai tanggapan yang disampaikan telah menjawab substansi interpelasi.

“Kami DPRD menyatakan bahwa penjelasan Wali Kota sudah menjawab substansi interpelasi dan pemerintah daerah tetap akan menindaklanjuti enam poin tersebut,” ujarnya.

Kaharuddin menuturkan, tindak lanjut terhadap enam poin tersebut akan segera dilakukan. Salah satu langkah konkret adalah relokasi pedagang ke kawasan Pasar Seni yang akan segera dibangun dengan dukungan anggaran pemerintah daerah.

Selain itu, Pemkot Parepare juga menyiapkan lokasi alternatif bagi pedagang kaki lima agar tidak terdampak penataan kawasan kota.

Mengenai izin ritel modern, Kaharuddin mengungkapkan bahwa Wali Kota berkomitmen meninjau ulang kebijakan yang terbit sebelum masa jabatannya.

“Meskipun kebijakan ritel modern itu muncul sebelum beliau menjabat, Wali Kota tetap akan mencermati dan mencari solusi agar sejalan dengan visi menjadikan Parepare sebagai kota ramah investasi,” katanya.

Sebelumnya, hak interpelasi sempat digulirkan sejumlah anggota DPRD sebagai bentuk kritik terhadap dugaan maladministrasi dan rendahnya keterbukaan informasi publik. .

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas perhatian dan masukan yang diberikan. Ia menilai perbedaan pandangan antara eksekutif dan legislatif merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang sehat.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan atensi dari DPRD. Ke depan, komunikasi yang baik menjadi hal penting agar fungsi legislatif dan eksekutif dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Tasming.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diminta untuk memaksimalkan pembahasan bersama DPRD, terutama menjelang finalisasi APBD 2026.

“Kami ingin agar pembahasan berjalan efektif, terarah, dan sesuai waktu yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Kesepakatan antara DPRD dan Pemkot Parepare ini diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat sinergi pemerintahan daerah.

Publik kini menantikan realisasi nyata dari enam poin perbaikan yang telah disepakati, sebagai bukti komitmen bersama terhadap pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

 

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru