Parepare, – Komisi II DPRD Kota Parepare menggelar rapat dengar pendapat (RDP) menyusul keluhan masyarakat terkait pungutan retribusi tenda dalam kegiatan Ramadan Fair. Rapat berlangsung di ruang Komisi II DPRD, Selasa (11/3/2025), dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait.
RDP tersebut turut dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) serta dua organisasi yang menjadi pengelola teknis Ramadan Fair tahun ini, yakni Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Pemuda Pancasila.
Ketua Komisi II DPRD Parepare menyampaikan, rapat digelar untuk meminta kejelasan terkait besaran tarif tenda yang dikeluhkan masyarakat, serta mekanisme pengelolaannya. Ia menyoroti perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan pihak eksternal.
“Kami menerima laporan dari warga yang merasa keberatan terhadap tarif tenda yang dianggap memberatkan dan tidak transparan. Karena itu, kami undang seluruh pihak untuk membahasnya secara terbuka,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, anggota dewan mempertanyakan dasar hukum penarikan retribusi, mekanisme penentuan harga, serta alur penggunaan dana dari hasil pungutan. Mereka juga meminta penjelasan dari OPD terkait fungsi pengawasan pemerintah dalam kegiatan tersebut.
Perwakilan HIPMI dan Pemuda Pancasila diminta memberikan klarifikasi mengenai kebijakan tarif yang diberlakukan, serta bentuk kerja sama mereka dengan Pemerintah Kota Parepare dalam pelaksanaan Ramadan Fair.
Komisi II menegaskan pentingnya prinsip keadilan dan keterjangkauan dalam setiap kegiatan yang bertujuan mendorong sektor UMKM. Mereka mengingatkan agar kegiatan Ramadan Fair tidak justru menjadi beban bagi pelaku usaha kecil.
“Jangan sampai kegiatan yang mestinya membawa berkah, justru menimbulkan keluhan. Harus ada kejelasan dan keadilan dalam pelaksanaannya,” kata salah satu anggota Komisi II.
DPRD Parepare menyatakan bahwa hasil RDP ini akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kepada pemerintah kota, sebagai bahan evaluasi atas kebijakan retribusi dan tata kelola kegiatan serupa ke depannya.










