Sekda Sinjai Desak Perangkat Daerah Tinggalkan Budaya Rutinitas, Fokus Kebijakan Berbasis Bukti

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, pada hari [Tanggal, jika ada di sumber], menyerukan perubahan mendasar dalam budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah. Seruan tersebut disampaikan dalam konteks penerapan kebijakan publik yang modern dan berdampak, yaitu melalui peningkatan fokus dari sekadar rutinitas anggaran menuju penciptaan nilai dan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

​Transformasi Budaya Kerja Menuju Inovasi

​Sekda secara tegas mendesak seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan budaya kerja yang bersifat rutin. Perangkat daerah diimbau untuk beralih mengadopsi budaya kerja yang lebih inovatif, reflektif, dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

​“Kita harus berpindah dari sekadar menjalankan anggaran menjadi menciptakan nilai. Melalui [Nama Kegiatan, jika ada atau sebutkan RIK jika merujuk pada Konteks Luas], kita sedang menegakkan satu standar baru, bahwa setiap kebijakan pemerintah Kabupaten Sinjai harus berbasis pada bukti dan pengetahuan (evidence-based policy). Inilah wujud pemerintahan modern,” tegas Sekda.

​Partisipan Kegiatan

​Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai, Andi Ariany Djalil, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Setdakab Sinjai, serta seluruh Camat se-Kabupaten Sinjai.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru