PAREPARE, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare mengajak masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal tersebut disampaikan dalam penyuluhan kesehatan.
“Pola minum air putih bisa diatur dengan dua gelas saat sahur, empat gelas selama berbuka hingga sebelum tidur, dan dua gelas saat berbuka puasa,” jelas manajemen RSUD Andi Makkasau. Pola ini dianggap efektif untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dan mencegah dehidrasi.
Selain itu, pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat untuk menghindari minuman berkafein dan tinggi gula. “Minuman berkafein seperti kopi dan teh serta minuman manis justru dapat memicu dehidrasi. Sebagai gantinya, konsumsilah buah-buahan yang tinggi kandungan air, seperti semangka, mentimun, dan jeruk,” tambahnya
“Secara umum, tubuh manusia membutuhkan asupan air sebanyak 2 liter sehari atau setara dengan 8 gelas air putih, karena hampir 80 persen tubuh manusia terdiri dari air,” ujarnya.
Menurutnya, puasa ramadan yang berlangsung lebih dari 12 jam dapat memicu risiko dehidrasi jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup saat berbuka dan sahur. Namun, hal ini bisa diatasi dengan pengaturan waktu minum yang tepat.
Saat berbuka puasa, pastikan untuk minum setidaknya dua gelas air putih secara berkala. Kemudian malam harinya, minum 4 gelas air putih dengan pembagian satu gelas sebelum makan, satu gelas setelah makan malam, satu gelas setelah tarawih dan satu gelas menjelang tidur.










