Pemkot Parepare Lakukan Monev Sekolah Ramah Anak dan Rumah Ibadah Ramah Anak

- Redaksi

Senin, 18 September 2023 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare membentuk Tim Monitoring dan Pembinaan Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA). 

Tim yang beranggotakan SKPD teknis ditambah Kementerian Agama Parepare, Forum Anak, Forum Generasi Berencana, HIPMI Pare, hingga NGO ini dikoordinir Bappeda Parepare selaku Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Parepare.

Tim bertugas melakukan monitoring dan evaluasi, pembinaan dan pendampingan ke sekolah-sekolah mulai jenjang SD, SMP dan SMA sederajat di Parepare terkait SRA dan RIRA. 

Tim turun selama 11 hari, diawali hari pertama, Senin, 18 September 2023, di tiga sekolah masing-masing, SDN 5, SMPN 10, dan SMAN 1 Parepare. 

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang atas nama Plt Kepala Bappeda selaku Ketua Gugus Tugas KLA, Zulkarnaen Nasrun mengatakan, Monev Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Parepare dalam memastikan hak-hak anak di kedua fasilitas umum tersebut terpenuhi.

“Monev ini merupakan salah indikator yang menjadi pertanyaan dalam setiap evaluasi mandiri penilaian Kota Layak Anak. Pada hari pertama Monev tanggal 18 September 2023 ini mengunjungi tiga sekolah yaitu SDN 5, SMAN 1, dan SMPN 10 Parepare,” kata Dede di sela Monev. 

Dalam Monev ini, hadir SKPD teknis yang membawahi kegiatan-kegiatan bersentuhan langsung kepada anak di sekolah dan rumah ibadah. Dinas Kesehatan terkait laik jajanan di sekolah, Dinas Ketahanan Pangan terkait tersedia tanaman toga maupun tanaman lainnya di sekolah, BPBD terkait sosialisasi mitigasi bencana di sekolah, Dinas Perpustakaan terkait standar perpustakaan yang sesuai SOP, Dinas Lingkungan Hidup terkait pemilahan sampah (basah dan kering), cara pengolahan, bak sampah dan berbagai hal terkait lingkungan.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru