Identitas Terungkap, Pria Peludah Kasir di Makassar Ternyata Dosen ASN

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) menyiapkan sanksi disiplin terhadap Amal Said, dosen Fakultas Pertanian yang terekam meludahi seorang kasir toko swalayan di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Aksi tidak terpuji tersebut viral di media sosial setelah pelaku menolak mengantre saat bertransaksi pada Rabu (24/12/2025).

​Rektorat Proses Pelanggaran Etika

​Rektor UIM, Prof. Muammar Bakry, mengonfirmasi bahwa Amal Said merupakan dosen berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan di universitas tersebut.

Pihak rektorat melalui Dekan Fakultas Pertanian telah meminta klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan.

​Muammar menegaskan akan membawa kasus ini ke Komisi Disiplin (Komdis) UIM pada Senin (29/12/2025). “Kami akan mengundang dan memanggil yang bersangkutan. Sanksi pasti ada,” ujar Muammar saat memberikan keterangan, Jumat (26/12/2025).

​Laporan Kepolisian Berjalan

​Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Sangkala, menyatakan bahwa korban berinisial NI (21) telah resmi melaporkan kejadian tersebut. Polisi saat ini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi dan bukti rekaman kamera pengawas.

​”Korban sudah melapor. Saat ini kasus masih dalam tahap pemeriksaan,” jelas Sangkala.

​Kronologi Kejadian

​Insiden bermula ketika NI menegur Amal Said yang memotong antrean di jalur kasir. Meski NI telah meminta pelaku untuk mengantre dengan sopan, pria tersebut justru memberikan respons agresif.

​”Saya tegur baik-baik karena ada antrean dari belakang, namun beliau langsung meludahi saya,” ungkap NI.

​Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA tersebut terekam jelas oleh kamera keamanan toko. Dalam rekaman yang beredar, pelaku tampak emosional sebelum meninggalkan lokasi kejadian di hadapan pelanggan lainnya.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru