Hadiri Peluncuran Pesawat Amfibi, Bupati Natsir Ali Harapkan Bisa Dongkrak Ekonomi Selayar

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 17:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar,  – Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, hadir mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Sulsel dalam peluncuran pesawat amfibi (seaplane) serta peletakan batu pertama pembangunan water aerodrome di Taman Andalan, Center Point of Indonesia (CPI) .

Pada kesempatan itu, Bupati Natsir Ali menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat dan provinsi dalam mengembangkan konektivitas udara antarwilayah di Sulsel, termasuk untuk daerah kepulauan seperti Selayar.

Ia menilai, hadirnya pesawat amfibi merupakan peluang besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah tersebut .

“Kami berharap pembangunan water aerodrome dan pengoperasian pesawat amfibi ini dapat membuka akses lebih cepat dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara menuju Selayar. Ini akan menjadi dorongan besar untuk sektor pariwisata, meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Bupati Natsir Ali .

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan arti penting fasilitas ini dalam mendukung layanan darurat kesehatan. Selama ini, rujukan pasien dari wilayah kepulauan Selayar ke rumah sakit di Makassar harus menempuh perjalanan panjang melalui jalur laut dan darat. Dengan adanya akses udara yang lebih cepat, diharapkan nyawa pasien bisa lebih cepat tertolong.

“Dengan akses udara yang lebih cepat, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,” tegasnya .

Sementara itu, Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa pengoperasian pesawat amfibi akan memperkuat konektivitas antarwilayah, dengan potensi rute baru seperti Takabonerate hingga Labuan Bajo, serta kerja sama dengan operator seperti FlyJaya dan StarWisata untuk menghubungkan Bone, Makassar, Selayar, Toraja, Kendari, dan Kalimantan .

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru