Makassar, – Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, hadir mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Sulsel dalam peluncuran pesawat amfibi (seaplane) serta peletakan batu pertama pembangunan water aerodrome di Taman Andalan, Center Point of Indonesia (CPI) .
Pada kesempatan itu, Bupati Natsir Ali menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat dan provinsi dalam mengembangkan konektivitas udara antarwilayah di Sulsel, termasuk untuk daerah kepulauan seperti Selayar.
Ia menilai, hadirnya pesawat amfibi merupakan peluang besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah tersebut .
“Kami berharap pembangunan water aerodrome dan pengoperasian pesawat amfibi ini dapat membuka akses lebih cepat dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara menuju Selayar. Ini akan menjadi dorongan besar untuk sektor pariwisata, meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Bupati Natsir Ali .
Lebih lanjut, Bupati juga menekankan arti penting fasilitas ini dalam mendukung layanan darurat kesehatan. Selama ini, rujukan pasien dari wilayah kepulauan Selayar ke rumah sakit di Makassar harus menempuh perjalanan panjang melalui jalur laut dan darat. Dengan adanya akses udara yang lebih cepat, diharapkan nyawa pasien bisa lebih cepat tertolong.
“Dengan akses udara yang lebih cepat, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,” tegasnya .
Sementara itu, Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa pengoperasian pesawat amfibi akan memperkuat konektivitas antarwilayah, dengan potensi rute baru seperti Takabonerate hingga Labuan Bajo, serta kerja sama dengan operator seperti FlyJaya dan StarWisata untuk menghubungkan Bone, Makassar, Selayar, Toraja, Kendari, dan Kalimantan .










