DP3AP2KB Sinjai Latih Guru Cegah Bullying dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 12:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, Rilis.News – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai menggelar pelatihan manajemen dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wisma Sanjaya selama dua hari, 20–21 Oktober 2025.

Pelatihan hari pertama diikuti Tim Penanganan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan (TPPK) dari satuan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya guru Bimbingan Konseling (BK). Adapun hari kedua dijadwalkan untuk guru dan TPPK dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepala DP3AP2KB Sinjai, Drs. Janwar, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para pendidik mengenai penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengamanatkan setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

“Kami berharap para guru dan anggota TPPK dapat memahami prosedur penanganan kasus kekerasan, baik terhadap anak sebagai korban maupun pelaku, terutama bila pelakunya juga masih di bawah umur,” ujar Janwar. 

Janwar menambahkan, pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan anak di tingkat satuan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga membekali guru dengan keterampilan praktis agar mampu menangani kasus secara profesional dan berempati.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sinjai serta lembaga pemerhati perempuan dan anak Sulawesi Selatan. 

 

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru