PAREPARE — Tim SAR gabungan memperluas radius pencarian Muhammad Ikmar (17), pelajar SMKN 2 Parepare yang tenggelam di Pantai Wisata Lumpue, hingga ke pesisir Bojo, Kabupaten Barru, pada Minggu (11/1/2026).
Pada hari kedua operasi ini, tim memperlebar jangkauan pencarian hingga tiga mil laut (nautical mile) dari titik awal laporan hilangnya korban.
Sebelumnya, arus laut menyeret korban saat sedang berenang pada Sabtu (10/1).
Komandan Pos Basarnas Parepare, Agus Salim, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang membaik mendukung perluasan area operasi tersebut.
“Ketinggian ombak saat ini mulai landai. Kami memaksimalkan pencarian di laut dengan mengerahkan tiga unit armada dari Basarnas, BPBD, dan Polairud Suppa,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, pencarian di laut melibatkan tiga unit armada, masing-masing satu unit dari Basarnas, BPBD, dan Polairud Suppa.
Selain itu, pemantauan dari udara juga dilakukan menggunakan drone untuk mempercepat pendeteksian di area perairan.
Sementara di darat, tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua tim penyisiran yang menyusuri pesisir pantai dari Pantai Lumpue hingga ke wilayah Bojo, Kabupaten Barru dan pesisir utara hingga RS. Ainun.
“Penyisiran darat tetap kami lakukan secara paralel untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dan terdampar di pesisir,” katanya.
Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan pencarian dengan memaksimalkan seluruh potensi personel dan peralatan yang tersedia.
Evaluasi dan penyesuaian strategi akan dilakukan secara berkala sesuai perkembangan situasi di lapangan.










