Taufan Pawe Dorong Penguatan Pengawasan Pemilu Partisipatif di Parepare

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, mendorong penguatan pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan Pemilu 2026. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi yang digelar Bawaslu RI di Café Lagota, Parepare, Sabtu (6/12/2025).

Acara ini dihadiri unsur Bawaslu RI, KPU Parepare, Bawaslu Parepare, organisasi masyarakat, akademisi, pemuda, serta peserta dari berbagai komunitas. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman publik terhadap proses pengawasan pemilu yang inklusif.

Dalam sambutannya, Taufan Pawe—yang juga mantan Wali Kota Parepare dua periode—menegaskan pentingnya sinergi antara penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah. Ia menyoroti masih minimnya keterlibatan instansi pemerintah pada agenda strategis kepemiluan.

“Sering kali kegiatan kepemiluan hanya dihadiri Kesbangpol. Padahal, akar sistem pemilu justru berada pada pemerintah. KPU dan Bawaslu tidak bisa bekerja optimal tanpa dukungan pemerintah,” ujar Taufan.

Menurut dia, penyelenggaraan pemilu merupakan kerja kolektif yang melibatkan DPR, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Taufan mengingatkan bahwa proses penganggaran pemilu sepenuhnya merupakan kewenangan bersama DPR dan eksekutif.

Komisi II, lanjutnya, saat ini juga sedang bersiap membahas revisi regulasi kepemiluan. Ia menekankan pentingnya kesesuaian jadwal rekrutmen penyelenggara dengan waktu pembahasan regulasi agar tidak terjadi tumpang tindih.

“Jangan sampai penyelenggara sudah direkrut, kemudian regulasi baru diberlakukan. Revisi ini harus menjadi bagian dari penguatan kinerja penyelenggara yang akan terpilih,” kata dia.

Taufan menambahkan, Komisi II memiliki 12 mitra strategis yang empat di antaranya berkaitan langsung dengan pemilu: Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP. Selain isu kepemiluan, Komisi II juga menangani pembinaan ASN hingga pengelolaan kawasan perbatasan.

“Di antara 13 komisi di DPR, Komisi II termasuk yang bebannya paling besar. Tidak ada proyek di dalamnya, yang kami lakukan adalah memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik,” tuturnya.

Menjelang Pemilu 2026, Taufan menilai pengawasan partisipatif menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia mengajak masyarakat sipil, pemuda, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif mengawasi jalannya pemilu.

“Sehebat apa pun sistem pemilu dirancang, tanpa keterlibatan masyarakat, kualitasnya tidak akan maksimal,” ucapnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Bawaslu menyebut agenda ini sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi publik dalam mewujudkan pemilu yang jujur, bersih, dan bermartabat.

Berita Terkait

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Taufan Pawe Serahkan Bantuan Penanganan Abrasi di Cappa Gusung Bulukumba
Respons Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN, Taufan Pawe: Bukti Nyata Komitmen Ibu Kota Politik 2028
Skenario Aklamasi Musda Golkar Sulsel Terancam Buyar Usai Rahman Pina Temui Bahlil

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru