Dinkes: Hampir Separuh Peserta Pesta Gay di Puncak Reaktif HIV dan Sifilis

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, — Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengungkap hasil pemeriksaan kesehatan terhadap puluhan peserta pesta seks sesama jenis yang digerebek di kawasan Puncak. Dari 45 orang yang menjalani tes cepat, hampir separuh dinyatakan reaktif HIV, dan belasan lainnya terindikasi menderita infeksi menular seksual (IMS) seperti sifilis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kurniawan, menyebutkan bahwa pemeriksaan dilakukan tak lama setelah peserta diamankan oleh aparat kepolisian.

“Dari 45 orang yang dites, sekitar 40 persen menunjukkan reaktif HIV, dan lebih dari 15 orang juga reaktif sifilis. Pemeriksaan ini menggunakan metode rapid test,” kata Mike kepada wartawan, Rabu (25/6).

Ia menambahkan bahwa hasil tersebut bukan diagnosis final, namun menunjukkan adanya indikasi kuat terhadap infeksi dan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium lanjutan (tes konfirmasi).

Risiko Penularan Tinggi

Pemeriksaan dilakukan di lokasi penggerebekan, di sebuah vila di kawasan Puncak. Menurut Dinkes, mayoritas peserta merupakan pria dewasa yang hadir dari sejumlah daerah, termasuk dari luar wilayah Jawa Barat.

“Sebagian besar tidak menggunakan pelindung (kondom), sehingga potensi penularan HIV dan IMS sangat tinggi,” ujar Mike.

Dinas Kesehatan menilai peristiwa ini sebagai indikasi meningkatnya kasus perilaku seksual berisiko tinggi, khususnya dalam komunitas Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL). Pihaknya mendorong skrining dan edukasi sebagai langkah pencegahan yang lebih luas.

Penanganan dan Konseling Lanjutan

Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan memastikan peserta yang reaktif akan mendapatkan pendampingan medis dan konseling lanjutan, sesuai dengan protokol Kementerian Kesehatan. Mereka akan dirujuk ke layanan kesehatan rujukan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan terapi pengobatan jika diperlukan.

“Selain aspek penegakan hukum, aspek kesehatan masyarakat tidak boleh diabaikan. Edukasi dan deteksi dini tetap jadi pendekatan utama,” tambah Mike.

Kasus Serupa Pernah Terjadi

Kasus penggerebekan pesta seks sesama jenis bukan pertama kali terjadi di wilayah Puncak. Namun, skala dan temuan kali ini menjadi sorotan karena tingginya angka peserta yang terindikasi tertular HIV dan IMS.

Polisi masih mendalami apakah ada unsur pelanggaran pidana lainnya seperti perdagangan orang atau penyalahgunaan narkotika dalam kegiatan tersebut.

Data HIV Nasional

Menurut data Kementerian Kesehatan, kelompok LSL masih menjadi penyumbang kasus HIV baru terbesar di Indonesia. Pada tahun 2024, lebih dari 50 ribu kasus baru tercatat secara nasional, dan Jawa Barat masuk dalam lima besar provinsi dengan prevalensi tertinggi.

Penulis : Aulia Anastasya

Editor : Jakob Mirzani

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak
Dinas Kesehatan menemukan hampir separuh peserta pesta gay di Puncak reaktif HIV dan sifilis. Tes dilakukan terhadap 45 orang yang ditangkap dalam penggerebekan. Simak datanya di sini.

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru