Parepare Matangkan HARGANAS 2025, DPPKB Dorong Sinergi Lintas Sektor

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 00:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare mulai tancap gas mempersiapkan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) 2025. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), rapat koordinasi perdana digelar pada Rabu, 18 Juni 2025, sebagai langkah awal menyatukan kekuatan lintas sektor demi suksesnya agenda tahunan tersebut.

Kepala DPPKB Parepare, Amarun Agung Hamka, menekankan pentingnya momen ini sebagai titik temu berbagai pihak untuk memperkuat komitmen bersama.

“Kami tidak hanya merancang kegiatan, tapi juga menyatukan semangat. HARGANAS harus berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga,” ujar Hamka, yang juga alumni STPDN.

Hamka menambahkan, pelaksanaan HARGANAS tidak bisa sekadar seremoni rutin. DPPKB berupaya menjadikannya sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen—pemerintah, lembaga non-pemerintah, hingga masyarakat akar rumput.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kita ingin HARGANAS 2025 punya makna, bukan sekadar acara tahunan. Harus ada nilai edukasi, refleksi, dan tentunya aksi nyata bagi keluarga-keluarga di Parepare,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya membangun bangsa dari fondasi keluarga, Pemkot Parepare akan terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai bagian dari pembangunan sosial.

HARGANAS merupakan agenda nasional yang dirancang untuk mengingatkan kembali arti penting keluarga sebagai unit utama dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan produktif. Di Parepare, semangat itu mulai dibangun dari meja-meja koordinasi seperti ini.

“Langkah kecil ini akan kita bawa menuju sesuatu yang besar. Insya Allah, Parepare siap menyambut HARGANAS 2025 dengan kegiatan yang bukan hanya ramai, tapi juga bermakna,” pungkas Hamka.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru