Ketua DPRD Parepare Serap Aspirasi Publik, Soroti Isu Pelantikan hingga Pemotongan Anggaran

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parepare,  — Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, menggelar kegiatan reses masa sidang kedua di Gedung Aisiyah, Sabtu (22/2). Dalam agenda ini, Kaharuddin menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait isu-isu strategis penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Kaharuddin, pelaksanaan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional DPRD untuk menjaring masukan masyarakat secara langsung.

 “Reses ini dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Tujuannya adalah untuk menjemput aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya yang menyangkut jalannya pemerintahan,” ujar Kaharuddin.

Salah satu isu yang mengemuka dalam forum tersebut adalah pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota definitif Parepare, Tasming Hamid dan Hermanto, yang telah digelar pada 20 Februari 2025 lalu. Kaharuddin menyatakan, DPRD akan menindaklanjuti pelantikan tersebut dengan agenda rapat paripurna.

 “Kami akan menggelar rapat paripurna pada 3 Maret untuk mendengarkan pidato perdana Wali Kota yang baru,” jelasnya.

Pemotongan Dana Alokasi Khusus Jadi Sorotan

Dalam reses tersebut, Kaharuddin juga mengungkap kekhawatiran terkait pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dialami Parepare. Ia menyebutkan, pemerintah pusat memangkas DAK sebesar Rp28,8 miliar, yang berdampak langsung pada sektor pembangunan, terutama infrastruktur.

“Pemotongan DAK ini menjadi tantangan serius. Kita harus menyusun ulang skala prioritas agar pembangunan tetap berjalan,” katanya.

Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Ramadan

Di luar isu struktural, masyarakat juga menyampaikan keresahan terkait potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan. Menanggapi hal itu, Kaharuddin mendorong Pemerintah Kota untuk segera menginisiasi rapat koordinasi dengan Forkopimda dan pihak-pihak terkait.

> “Kita minta Pemkot segera menggelar rapat Forkopimda yang melibatkan stakeholder pasar, Bulog, dan aparat penegak hukum. Ini penting sebagai langkah antisipatif,” ucapnya.

Reses Jadi Ruang Dialog Terbuka

Kaharuddin menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, tetapi merupakan ruang dialog langsung antara legislatif dan masyarakat.

 “Ini adalah bagian dari demokrasi yang partisipatif. DPRD tidak bisa bekerja dalam ruang tertutup. Suara rakyat harus didengar dan dijadikan acuan kebijakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Parepare Gandeng Brimob dan Polres Gelar Sidak Gabungan
Lapas Parepare Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dengan Nilai Sempurna
OPINI : Menghapus Ego Sektoral: Mengapa Pokir DPRD Parepare Tak Boleh Sekadar Jadi ‘Ajang Permakluman’
Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WITA

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Parepare Gandeng Brimob dan Polres Gelar Sidak Gabungan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:39 WITA

Lapas Parepare Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dengan Nilai Sempurna

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:08 WITA

OPINI : Menghapus Ego Sektoral: Mengapa Pokir DPRD Parepare Tak Boleh Sekadar Jadi ‘Ajang Permakluman’

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:40 WITA

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:55 WITA

Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Berita Terbaru