BONTANG (rilis.news) — Penjaringan bakal calon (Bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang digelar Partai NasDem Kota Bontang semakin menarik perhatian publik setempat.
Terlebih Basri Rase dan Neni Moerniaeni disebut-sebut ikut beradu dalam ”war tiket” untuk mendapatkan restu dari Partai besutan Surya Paloh ini.
Diketahui, hingga kini nama Basri Rase dan Neni Moerniaeni masih menjadi dua arus politik besar sebagai Bacalon Wali Kota yang akan bertarung pada Pilkada Bontang 2024.
Kehadiran keduanya pun menarik berbagai spekulasi. Termasuk adu gengsi, siapakah yang kira-kira dapat menarik Partai NasDem dalam lingkar koalisi yang tengah mereka bangun.
Ketua Tim Penjaringan DPD Nasdem Bontang, Muhammad Sahib menyatakan proses penjaringan yang dilakukan merupakan arahan dari DPP Partai, pihaknya hanya menjalankan proses administrasi. Keputusan siapa yang akan diusung sepenuhnya akan ditentukan oleh DPP.
Terangnya, hingga Ahad (5/5) sudah ada lima calon yang mengajukan diri. Empat bakal calon Wawali. Serta dua bakal calon Wali Kota, yakni Basri Rase dan Neni Moerniaeni.
Muhammad Sahib mengakui pihaknya menerima siapa saja yang mengambil formulir di NasDem. Baik dari kader internal, maupun dari luar.
“Kemarin ada yang mewakili untuk Basri Rase, Nasrullah, Baktiar Wakkang, Najirah, ada timnya Bunda Neni Moerniaeni dan Aswar,” sebutnya.
Proses pendaftaran penjaringan partai NasDem masih terus berlangsung di sekretariat Jalan MH Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.
Diketahui DPD Nasdem membuka pendaftaran sejak tanggal 1 Mei hingga 7 Mei 2024. Dan berkas yang telah dikembalikan ke NasDem akan di kirim ke DPW Nasdem dan DPP Nasdem.
“Kalau DPW atau DPP Nasdem akan mengiyakan beberapa calon yang dipilih maka kami akan melakukan survei,” tutupnya.










