“Untuk pelaksanaan Pilkada nanti, sampai saat ini sesuai tugas dan kewenangan kami sebagai pemerintah kota, telah menganggarkan pelaksanaan pilkada nantinya kepada KPU sekitar 19 miliar dan Bawaslu sekitar Rp 5 miliar,” ungkap Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).
Akbar menyampaikan sebagian anggaran itu sudah disalurkan pada tahun 2023. Sementara sisanya akan diselesaikan alokasinya pada tahun 2024 ini.
Dia juga berharap pelaksanaan Pilwalkot akan berjalan dengan aman dan lancar. Dia ingin kesuksesan Pileg dan Pilpres pada 14 Februari lalu juga berlaku untuk Pilkada
Sekretaris KPU Parepare Santoso mengatakan pihaknya sebelumnya mengusulkan anggaran Rp 20 miliar untuk Pilwalkot 2024 ke Pemkot. Namun anggaran yang disetujui menurun menjadi Rp 19 miliar.
“Iya, anggaran yang disetujui Rp 19 miliar. Sudah digelontorkan November 2023 itu 40 persen atau Rp 7,6 miliar,” beber Santoso.
Santoso memaparkan sisa anggaran akan kembali disalurkan paling lambat 5 bulan sebelum hari H Pilwalkot atau sekitar bulan April.
“Yang 60 persen atau sisanya sekitar bulan April disalurkan hibah ke KPU,” paparnya.
“Tempo hari kan sampai 5 paslon ternyata hanya 2 paslon yang berkompetisi. Jadi ada pengembalian di Pilwakot sebelumnya,” jelasnya
“Besar sekali dana pembiayaan adhoc hampir Rp 12 miliar. Itu honor saja untuk adhoc mulai PPK, KPPS, dan PPS,” rincinya.










