Kebohongan Apple di Peluncuran iPhone 15 Dibongkar Ilmuwan.

- Redaksi

Sabtu, 30 September 2023 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (Rilis.News) – Apple dituding berbohong dalam peluncuran iPhone 15 pekan lalu. Ini terkait label ‘netral karbon’ yang disematkan pada arloji pintar Watch 9 dalam acara bertajuk Wonderlust.

Namun klaim itu dibantah ilmuwan iklim University of Hawaii, David Ho. Pemasaran yang Apple buat itu, menurutnya dapat membingungkan masyarakat.

David Ho menjelaskan tidak ada satupun produk yang benar-benar netral karbon. Sambil bercanda, dia menjelaskan label Apple mungkin bisa terwujud jika Watch 9 menyedot Co2 langsung dari atmosfer.

Bahkan, klaim itu disebutnya sebagai konyol. Karena solusi yang diberikan bukanlah mengurangi konsumsi dari sebuah produk.

“Tidak ada produk yang netral karbon. Agak konyol. Hal ini memberikan konsumen gagasan ada jalan keluar dari masalah ini tanpa mengurangi konsumsi,” jelasnya, dikutip dari MacWorld, Senin (18/9/2023).

Daripada menyebut sebagai netral karbon, Apple sebaiknya memberikan label produk ramah lingkungan. Selain itu, juga bisa disebut tidak menghasilkan emisi karbon yang berlebihan.

David Ho menambahkan kapal yang berjalan masih membutuhkan bahan bakar. Tetapi perusahaan yang bertanggung jawab melakukan investasi pada proyek konservasi dan restorasi agar bisa menyerap Co2 dan suhu Bumi tidak naik.

Selain itu, terdapat upaya lemah untuk mengikat karbon pada produk. Jam tangan juga tidak memiliki peran apapun untuk menciptakan kredit emisi.

Apple menolak mengomentari catatan tersebut. Namun perusahaan menjelaskan telah mengantongi standar seperti Verra dan juga melakukan verifikasi melalui satelit dan teknologi lain.

Namun masalah lainnya muncul. Karena dalam sebuah laporan, rujukan Apple, Verra ternyata juga tidak mengurangi tambahan karbon.

Laporan The Guardian menyebutkan 90% proyek yang dilakukan Verra tidak benar-benar menghilangkannya. Bahkan hasil investigasi tersebut menyebut banyak proyek Verra mendorong adanya kehancuran pada sektor lain.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di Cnbc Indonesia 

Berita Terkait

KPK ; Raffi Ahmad belum laporkan harta kekayaan.
Aturan Terbaru PLTS Atap Terbit, Kini Kapasitas Pemasangan Tidak Dibatasi
Platform Media Sosial Meta Down, Ini Kata Juri Bicaranya.
Geger Insinyur RI Disebut Curi Teknologi Jet Tempur Korsel
Taufan Pawe Antar Kota Parepare Masuk Kategori Kota Paling Nyaman di Indonesia
Lembaga Penyiaran Milik Pemkot Parepare Raih Dua Penghargaan KPID Award 2023.
iPhone 15 Rilis Di Indonesia 20 Oktober 2023, Cek Harganya
Maverick Vinales Tercepat DI Warm-up MotoGP Mandalika 2023.

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru