TNI Amankan Situasi Saat Aksi Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE -Aksi pengibaran bendera bulan bintang oleh sekelompok orang di Kota Lhokseumawe berakhir ricuh, setelah dibubarkan aparat TNI. Dalam operasi tersebut, TNI mengklaim menemukan satu pucuk senjata api jenis pistol yang dibawa salah seorang pria di lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Simpang Kandang, Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Kamis (25/12/2025). Sejumlah orang terlihat berdiri di tengah badan jalan sambil mengibarkan bendera bulan bintang. Beberapa kali terdengar teriakan ‘merdeka’ yang memancing perhatian pengguna jalan yang melintas.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, situasi di lokasi sempat menegangkan. Aksi tersebut akhirnya dibubarkan langsung oleh pasukan TNI yang dipimpin Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran. Prajurit TNI tiba di lokasi dengan membawa senjata laras panjang dan segera mengamankan situasi.

Dalam penertiban itu, aparat menyita bendera yang dikibarkan serta mengamankan seorang pria yang diduga menjadi provokator aksi.

“Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tas yang dikenakan pelaku, ditemukan satu pucuk senjata api jenis pistol serta senjata tajam berupa pisau rencong,” ujar Kolonel Ali Imran dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian yang berada di lokasi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kami minta agar yang bersangkutan diproses secara hukum,” katanya.

Pasca pembubaran, situasi di sekitar lokasi dilaporkan kembali kondusif. Massa yang sebelumnya berkumpul telah membubarkan diri, dan arus lalu lintas kembali normal

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru