RSUD Andi Makkasau Rawat Sejumlah Petugas KPPS dan PTPS

- Redaksi

Kamis, 15 Februari 2024 - 10:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE (rilis.news) – Sejumlah penyelenggara pemilihan umum (pemilu), yakni petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia

Tempat Pemungutan Suara (PTPS) mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Kamis 15 Februari 2024.

“Ada 4 pasien yang merupakan Petugas KPPS dan PTPS yang diberikan penangan di IGD RSUD Andi Makkasau sejak kemarin hingga hari ini (Rabu-Kamis) ,” kata Kabid Wasdal RSUD Andi Makkasau, Martha Iskandar saat dikonfirmasi. 

Menurutnya, kebanyakan dari pasien yang dilarikan ke rumah sakit mengalami kelelahan selama perhitungan pemungutan suara. Diagnosa lain melibatkan masalah lambung, seperti terlambat makan.

“Adapun diagnosanya beragam, ada yang kelelahan, ada juga karena gangguan lambung (terlambat makan),” jelasnya.

Sementara, Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Anggraeny Sari

menjelaskan bahwa SOP yang ketat diterapkan untuk menangani petugas KPSS dan PTPS yang sakit.

“Sesuai SOP, semua pasien yang masuk langsung ditangani. Diperiksa secara menyeluruh di IGD dan dokter akan menentukan apakah hanya rawat jalan atau membutuhkan rawat inap,” ujarnya.

Diketahui, RSUD Andi Makkasau menyiagakan 140 tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di 395 TPS di Kota Parepare. 

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru