Pemkot Parepare Gelar Monev Kegiatan Pembangunan Triwulan I, Kinerja Fisik 26,17% dan Realisasi Keuangan 13,20%

- Redaksi

Sabtu, 6 April 2024 - 18:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan/Sub Kegiatan Pembangunan Triwulan I Tahun Anggaran 2024.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) dibuka resmi Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat, 5 April 2024.
 
Hadir dalam Monev, Sekda Parepare Muh Husni Syam, Staf Ahli, Asisten, para Kepala SKPD termasuk Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun selaku pelaksana, jajaran pejabat terkait, para Camat dan Lurah hingga Direktur PAM Tirta Karajae.
 
Dalam Monev terungkap, capaian pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah pada triwulan I 2024, untuk capaian kinerja adalah 26,17%. Capaian ini lebih tinggi dibanding 2023 pada triwulan I yang hanya 25,23%.
 
Sementara realisasi keuangan mencapai Rp125 miliar atau sama dengan 13,20% dari total belanja daerah dalam APBD 2024. Realisasi ini lebih tinggi dibanding 2023 pada triwulan I yang hanya 12,85%.
 
Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali dalam kesempatan itu memberi atensi terhadap SKPD yang kinerjanya dinilai masih kurang. Dia mendorong Kepala SKPD berimprovisasi dan berinisiatif khususnya untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
“Jangan tunggu Juknis, harus inisiatif, itulah gunanya jadi kepala dinas. Karena saya saja Pj Wali Kota tidak memiliki Juknis. Saya hanya berpegangan pada Permendagri,” tegas Akbar Ali.
 
Sementara Kepala Bappeda Zulkarnaen dalam laporannya mengatakan, tujuan Monev ini untuk mengetahui progres pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di Parepare yang dibiayai melalui APBD 2024.
 
“Tujuan lain adalah menemukan permasalahan-permasalahan yang menjadi
kendala dalam pelaksanaan pembangunan hingga triwulan I, serta mencari solusi yang harus dilakukan untuk penyelesaian pelaksanaan kegiatan pembangunan
sesuai target yang telah ditetapkan,” kata Zulkarnaen.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru