Pasca Banjir Hulu Sungai Karajae, PAM Tirta Karajae Siaga 24 Jam

- Redaksi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPAR, (rilis.news) — Direktur Perumda Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare Andi Firdaus Djollong siagakan personil 24 jam sebagai bentuk antipasi pasca banjir di daerah hulu sungai Karajae.

Selain itu, ia memastikan seluruh sistem distribusi seperti mesin pompa intake, pompa distribusi dan Instalasi Pengolahan Air berjalan baik.

”Untuk kesiapan sudah kami antisipasi, seluruh karyawan teknik standby dilapangan, selanjutnya sistem distribusi air kami pantau 24 jam,” ungkap AFJ Sabtu (4/5/2024)

Pasca hujan lokal dan banjir pada bagian hulu sungai, kondisi bendung resapan sungai Karajae mengalami peningkatan debit dan permukaan air sudah berangsur normal.

“Sudah normal, semalam memang di angka mengkuatirkan, tapi kondisi pompa intake masih dalam posisi aman, jelasnya.

Ia berharap, kondisi debit air sungai Karajae tidak sampai oada titik mengganggu suply air baku tertahan di bendung

“Pompa intake kita harapkan bekerja baik meski kondisi air sungai meningkat,” Tandasnya.

Terpisah, Manager Tehnik dan Produksi La Ody menjelaskan tingkat kekeruhan air atau NTU ( Nephelometric turbidity unit) pasca banjir hulu sempat mencapai angka 806.

“Angka NTU semalam sempat mencapai 806 tapi tetap kita produksi, tadi sudah turun diangka 616,” terang La Ody

La Ody menjelaskan, langkah antisipatif termasuk kesiapan Pompa sumur dalam menyuplai IPA Salo Karajae jika tidak berproduksi.

“Pompa sumur dalam dalam kondisi stanby,” Tutup nya

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru