Minyak naik di awal Asia didorong perkiraan penurunan persediaan AS

- Redaksi

Selasa, 22 Agustus 2023 - 10:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokyo  – Harga minyak naik di awal perdagangan Asia pada Selasa, menjelang data yang diharapkan menunjukkan penarikan persediaan minyak mentah dan bensin AS, meskipun kekhawatiran terus-menerus atas perlambatan ekonomi China membatasi kenaikan.

Minyak mentah berjangka Brent naik 10 sen menjadi diperdagangkan di 84,56 dolar AS per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate AS diperdagangkan 9 sen lebih tinggi pada 80,81 dolar AS per barel pada pukul 01.01 GMT. Kontrak WTI yang berakhir pada September naik 11 sen menjadi 80,23 dolar AS per barel.

Persediaan minyak mentah dan bensin AS diperkirakan turun minggu lalu, menurut jajak pendapat awal Reuters, ketika kelompok industri American Petroleum Institute (API) akan merilis datanya pada Selasa.

Badan Informasi Energi, bagian statistik dari Departemen Energi AS, akan merilis datanya sendiri pada Rabu (23/8/2023).

Pasar juga fokus pada data awal PMI AS untuk Agustus dan simposium ekonomi tahunan Federal Reserve di Jackson Hole yang keduanya akan dirilis akhir pekan ini, kata ANZ Research dalam sebuah catatan.

Data ekonomi AS selama beberapa minggu terakhir telah mendukung ekspektasi bagi Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, meredam prospek permintaan minyak dan berbagai barang konsumen.

Selain itu, suramnya prospek perekonomian China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, juga telah menekan harga minyak.

Minyak mentah Brent dan WTI berakhir pada Senin (21/8/2023) dengan kerugian, setelah bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman satu tahun hanya secara moderat, mengecewakan pasar yang mengharapkan langkah-langkah stimulus yang lebih agresif di tengah kerugian cepat dalam momentum ekonomi.

“Pelemahan ekonomi China membebani harga minyak dan akan menciptakan batas atas harga minyak tahun ini, terutama karena Beijing tampaknya berkomitmen untuk menghindari stimulus fiskal skala besar,” kata Eurasia Group dalam sebuah catatan.

 

Artikel ini telah terbit di ANTARANEWS

Berita Terkait

Menkeu Ancam Kembalikan Sistem Bea Cukai ke Era Orba jika Kinerja Tak Membaik
Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Julfi Hadi Mengundurkan Diri
Bupati Sinjai Buka Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Sampah Organik
Menkeu Ingatkan Pemda Tak Menumpuk Dana APBD, Dorong Belanja Daerah untuk Pacu Ekonomi
Danantara Pastikan Aturan Baru Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN Sudah Berlaku
Kemendag sita 19.391 bal CAKAR di Jabar
Kemendagri Minta Bulog Segera Gelontorkan Beras SPHP, Ada Ancaman Kerugian Negara
Stasiun Kereta Makassar-Parepare Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan dan Terminal Bus

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:15 WITA

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WITA

Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:56 WITA

PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:15 WITA

Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:21 WITA

Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:24 WITA

Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Senin, 9 Februari 2026 - 12:55 WITA

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe Alya Parepare

Berita Terbaru