MAKASSAR — Ketua DPRD Kota Parepare dari Fraksi Golkar, Kaharuddin Kadir, mendapat kepercayaan memberikan sambutan mewakili unsur legislatif pada acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024, yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Selatan, Rabu 4 Juni 2025.
Acara tersebut berlangsung di Auditorium Kantor BPKP Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, dan dihadiri oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD dari enam kabupaten/kota, yakni Parepare, Wajo, Gowa, Luwu, Toraja, dan Toraja Utara.
Kaharuddin menjadi satu-satunya Ketua DPRD yang diberi kesempatan menyampaikan sambutan dalam forum resmi tersebut, berdampingan dengan Bupati Wajo, Andi Rosman, yang mewakili unsur eksekutif.
Dalam sambutannya, Kaharuddin menekankan pentingnya pendampingan dari BPKP tidak hanya pada saat audit, tetapi juga dilakukan secara berkala sepanjang tahun. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.
> “Karena APBD dibahas dan disahkan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah, maka kami juga berharap BPKP tidak hanya fokus pada eksekutif, tapi turut melakukan pendampingan di lembaga legislatif,” ujar Kaharuddin dalam pidatonya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPKP atas sinergi yang terus dibangun bersama daerah. Menurutnya, capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih oleh keenam daerah merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan lembaga pengawasan.
Acara penyerahan LHP itu turut dihadiri oleh Kepala BPKP Sulsel, Winner Franky, serta para wali kota dan bupati dari daerah yang menerima laporan. Kota Parepare sendiri kembali meraih opini WTP atas laporan keuangannya, menambah deretan prestasi dalam tata kelola pemerintahan.










