Jelang Ramadan 2024, Pemkot Parepare Atensi Distribusi Beras SPHP Bulog

- Redaksi

Senin, 4 Maret 2024 - 12:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE– Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengambil langkah serius dalam menekan inflasi di tahun 2024. Salah satunya, dengan menggelar rapat koordinasi guna menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional, yakni Ramadan dan Idulfitri. Rapat tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Parepare, Senin 4 Maret 2024.

Fokus utamanya adalah menjaga ketersediaan beras yang menjadi perhatian khusus pemerintah melalui gerakan pangan murah, dengan mengupayakan distribusi beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang disiapkan oleh Bulog. Apalagi, forum bulog menjamin stok ketersediaan beras hingga 10 bulan ke depan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Kota Parepare, Andi Ardian Asyraq mengatakan ada beberapa komoditi yang menjadi atensi pemerintah melalui gerakan pangan. Salah satunya, adalah beras.

“Beras memang akhir-akhir ini, boleh dikata cukup tidak terkendali. Tetapi, beras yang tidak terkendali ini khusus untuk beras lokal yang biasa diasumsikan sebagai beras premium,” ungkapnya.

Dia menyebut bahwa pemerintah sulit melakukan intervensi terkait beras premium. Karena ada mekanisme pasar. “Sekarang kita tahu, karena kondisi cuaca Elnino mengakibatkan produksi beras menurun. Kami sudah kontak dengan pabrik penggilingan (beras) di Sidrap, harganya itu, Rp16 ribu perkilogram,” bebernya.

Dia mengungkapkan, beras premium ini segmentasi pasar atau marketnya jelas. Karena itu, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan ketersediaan pasokan beras. Yaitu, adalah beras SPHP yang disiapkan oleh Bulog

“ini (beras SPHP) harga eceran tertinggi yang dipatok oleh Bulog itu adalah Rp10.900 per kilogram. Jadi, dalam satu karung isi kemasan 5 kilogram itu, harganya sekitar Rp54.500,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Parepare terus mengawal ketersediaan beras SPHP ini. Bahkan, Tim Satgas Pangan dan TPID telah menggelar rapat. Hasilnya, akan melakukan pola distribusi yang merata di setiap kelurahan.

“Jadi, kami diminta untuk melakukan distribusi beras SPHP secara merata. Kemudian melakukan operasi pasar secara masif melalui gerakan pangan di setiap pasar,” ungkapannya.

Apalagi, kata dia, Bulog menjamin stok beras di Kota Parepare hingga 10 bulan ke depan aman terkendali. Dia menembakkan dalam gerakan pangan murah ini, nantinya ada beberapa kegiatan. Yakni, Ramadan Fair dan Pasar Ramadan. “Ada beberapa titik di situ yang nantinya akan menjual komoditi. Yang fokusnya adalah beras,” harapnya.

Bahkan, kata dia Pemkot Parepare juga akan memperluas Rumah Pangan Kita (RPK) di setiap kecamatan. “Jadi hampir di setiap kelurahan di instruksikan untuk menambah RPK. Agar proses distribusi bisa langsung menyentuh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, lurah memiliki peran penting dalam memperkuat RPK ini. Dikarenakan, lurah mengetahui cakupan masyarakat.

“Jadi (lurah) diminta melakukan identifikasi siapa pedagang asongan yang kecil di tingkat RW, jadikan mereka penyalur beras SPHP. Agar penyaluran beras terkendali. Hanya sekarang pengawasannya di perketat,” tandasnya.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru