Didampingi Pj Wali Kota, Pendiri Lippo Group Puji Pengelolaan RSUD Andi Makkasau

- Redaksi

Senin, 1 April 2024 - 11:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE, (rilis.news) – Pelayanan dan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau (RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare mendapat apresiasi dari Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group, James T Riady. 

Apresiasi itu, James T Riady yang didampingi Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di RSUD Andi Makkasau, Senin, 1 April 2024.

Sebab Manegemen RSUD andi Makkasau dinilai berhasil menghadirkan rumah sakit berkualitas, dengan standar yang dinilainya sangat baik.

“Saya sudah meninjau puluhan rumah sakit daerah yang dikelola pemerintah daerah, di seluruh Indonesia. Saya boleh katakan, ini (RSUD Andi Makkasau, red), salah satu sangat terbaik. Ini sempurna sekali. Saya senang sekali, dan bersyukur karena pelayanan rumah sakit ini bisa dalam standar kualitas sebaik ini,” kata James T Riady. 

Dia mengatakan, pengelolaan RSUD Andi Makkasau dilakukan dengan sangat baik. Ruang-ruang perawatan yang ditinjaunya, pun dinilai semua bersih dan rapi. “Klinisnya juga dominan, juga tenaga kerjanya,” jelasnya. 

Selain itu, dia juga memuji Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeny Sari, karena secara keseluruhan menguasai kondisi rumah sakit yang dipimpinnya, berdasarkan dari seluruh penjelasan terkait informasi yang digalinya dari direktur RSUD Andi Makkasau. “Dirutnya juga menguasai sekali. Warga Parepare harus bersyukur bisa memiliki rumah sakit sebagus ini,” ujarnya.

Karena itu, James akan mengajukan kerja sama dengan manegemen RSUD Andi Makkasau, baik soal rujukan, pelatihan, serta kerjasama lainnya yang terkait dengan pengelolaan, dan layanan rumah sakit. “Kita harus bekerjasama dengan Siloam Hospitals di Makassar, maupun di Jakarta, dan kita harapkan bisa dilaksanakan,” tandasnya.

Sekadar diketahui Siloam Hospitals, adalah jaringan rumah sakit swasta yang saat ini mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit, terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26 rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon. Siloam Hospitals Group juga mengoperasikan 68 Siloam Center. Siloam Hospitals merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) untuk rumah sakit di Indonesia. JCI merupakan lembaga akreditasi internasional berpusat di Amerika Serikat yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru