Makassar, — Panggung debat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo resmi dipindahkan ke Makassar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menetapkan Hotel Claro Makassar sebagai lokasi debat kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo yang akan digelar Sabtu, 17 Mei 2025.
Dengan mengusung tema besar “Kolaborasi Strategis dalam Pembangunan Inklusif, Adil, dan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal,” debat ini diharapkan menjadi momentum pemurnian gagasan di tengah suasana politik yang masih sensitif pasca-Pilkada 2024.
Komisioner KPU Sulsel, Hasruddin Husain, menegaskan bahwa keputusan memindahkan lokasi debat bukan karena situasi Palopo tidak aman, melainkan upaya antisipatif demi menjamin netralitas dan kenyamanan seluruh pihak.
“Palopo kondusif, tetapi kami tidak ingin ruang debat memicu ketegangan menjelang hari pencoblosan ulang,” ujarnya, Senin (12/5).
KPU sebelumnya telah mengevaluasi sejumlah lokasi di Palopo. Namun, aspek teknis, logistik, dan keamanan yang ditawarkan Makassar dianggap lebih menjamin kelancaran acara.
“Kami ingin ruang ini menjadi arena yang adil sekaligus matang secara infrastruktur,” lanjut Hasruddin.
Debat akan disiarkan secara daring agar tetap dapat diakses luas oleh masyarakat Palopo. KPU menargetkan jangkauan tak hanya untuk pemilih lokal, namun juga khalayak Sulawesi Selatan secara umum.
Dengan durasi dua jam tiga puluh menit, debat ini diposisikan bukan sekadar ajang pencitraan, melainkan uji visi dan kapabilitas. Masyarakat menanti bagaimana para kandidat memformulasikan solusi atas tantangan kota dari inklusivitas hingga pemanfaatan kearifan lokal sebagai dasar pembangunan berkelanjutan.
PSU Pilkada Palopo sendiri dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei 2025, setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan perlu dilakukan pemungutan suara ulang di sejumlah TPS menyusul gugatan hasil Pilkada sebelumnya.










