Bupati Pinrang Serap Aspirasi Petani di Sipatuo

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pinrang – Masalah klasik sektor pertanian kembali mencuat dalam dialog antara Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, dan para petani Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Selasa (27/5/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun penuh substansi, para petani menyuarakan keluhan mereka terkait distribusi pupuk bersubsidi, harga jual hasil panen, hingga minimnya alat produksi.

“Kita turun langsung karena ingin tahu kondisi di lapangan. Tidak cukup hanya dengar laporan dari atas,” ujar Bupati Irwan saat berdialog di areal persawahan setempat.

Turut mendampingi bupati, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura A. Sinapati Rudy, Camat Patampanua Ashar A., serta sejumlah pejabat terkait.

Salah satu aspirasi utama yang mengemuka adalah peningkatan infrastruktur pertanian, terutama irigasi dan akses jalan tani yang dinilai masih belum optimal.

Irwan menyadari keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh kebutuhan petani secara serentak. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan pertanian ke depan.

Sebagai bentuk dukungan langsung, Bupati Irwan menyerahkan bantuan alat semprot kepada petani. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat tani untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi dinamika sektor pertanian.

Dalam dialog tersebut, Irwan turut menyinggung pentingnya menyambut berbagai program nasional yang digagas oleh Kementerian Pertanian dan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau pusat sudah menunjukkan perhatian besar, tugas kita adalah menyiapkan diri dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru