​Bupati Irwan Soroti Rendahnya Capaian Operasional Dapur MBG, Tekankan Standardisasi Higiene

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU TIMUR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Luwu Timur dilaporkan belum mencapai target operasional minimal. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Wakil Bupati, Hj. Puspawati Husler, pada Rabu (08/10/2025) di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati. Rakor ini digelar untuk mempercepat dan mengevaluasi implementasi program MBG di wilayah tersebut.

Capaian dan Evaluasi Kinerja Dapur Umum

​Bupati Irwan Bachri Syam memaparkan hasil evaluasi terkini. Dari total 24 hingga 30 titik dapur MBG yang direncanakan di Kabupaten Luwu Timur, baru dua titik yang telah beroperasi, yakni di wilayah Malili dan Towuti.

​”Dua dapur MBG yang beroperasi yakni di Malili dan Towuti. Namun, ini belum sesuai dengan capaian target MBG kita, yakni minimal 50% yang seharusnya sudah beroperasi,” ungkap Bupati Irwan.

​Kondisi tersebut menunjukkan adanya kendala signifikan dalam proses pembangunan dan kesiapan operasional oleh para yayasan mitra pelaksana.

Tiga Syarat Mutlak Operasional Dapur MBG

​Dalam rangka memastikan kualitas dan keamanan pangan program ini, Bupati Irwan menekankan tiga persyaratan mutlak yang wajib dipenuhi oleh seluruh yayasan pelaksana sebelum memulai operasional.

​”Ada tiga hal yang perlu saya tekankan kepada pemilik yayasan dan mitranya yakni Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, dan Sertifikat Penggunaan Air Layak Pakai. Kalau ketiga sertifikat ini tidak dimiliki MBG kita, tidak usah beroperasi dulu,” tegas Bupati Irwan.

​Adapun 13 yayasan yang telah melaporkan dan memulai pembangunan infrastruktur dapur mereka, sementara yayasan yang sudah beroperasi adalah Yayasan Bowo Garuda Indonesia (Malili) dan Yayasan Berkah Ininnawa Nusantara (Towuti).

Ancaman Pembatalan Status dan Inspeksi Lapangan

​Menyikapi lambatnya progres, Bupati Irwan memberikan tenggat waktu yang tegas. Ia berharap 13 yayasan yang telah terdaftar agar segera memulai operasional. Apabila dalam kurun waktu 45 hari dapur tersebut belum juga beroperasi, maka status pendaftarannya berpotensi untuk dibatalkan.

​”Dalam waktu dekat ini saya bersama Wakil Bupati, Kapolres, dan Pabung akan turun melakukan inspeksi ke dapur-dapur untuk memastikan kondisi di lapangan apakah sudah sesuai dengan apa yang diharapkan,” tambahnya, menandaskan keseriusan pengawasan.

Mekanisme Pengawasan dan Penyelarasan Sasaran

​Sementara itu, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Luwu Timur, Sasmita, menyampaikan mekanisme pengawasan yang akan diterapkan. Setiap Kepala SPPG diwajibkan membuat media sosial khusus untuk monitoring dan pelaporan terkait makanan yang disajikan, agar sesuai dengan aturan Badan Gizi Nasional.

​Sasmita juga mewajibkan calon Kepala SPPG untuk segera melakukan Nota Kesepahaman (MoU) dengan pihak sekolah-sekolah guna memastikan bahwa program MBG yang diberikan telah tepat sasaran kepada penerima manfaat.

​Rakor ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masdin, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, para Camat, serta perwakilan yayasan pelaksana.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru