Komisi II DPRD Parepare Tinjau RS Hasri Ainun Habibie, Soroti Layanan Kesehatan dan Keberadaan Ainun Mart

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 01:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Komisi II DPRD Kota Parepare yang membidangi pendidikan dan kesehatan melakukan kunjungan kerja ke RS dr. Hasri Ainun Habibie, Selasa (21/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti sejumlah isu layanan kesehatan yang berkembang di masyarakat, termasuk keberadaan Ainun Mart dan area UMKM di lingkungan rumah sakit.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua II DPRD Parepare sekaligus Koordinator Komisi II, Muh. Yusuf Lapanna, didampingi Ketua Komisi II Parman Agoes Mante, serta anggota Komisi II: Sappe, Musdalifah Pawe, Asmawati, dan Indriasari Husni.

Kedatangan mereka diterima Direktur RS dr. Hasri Ainun Habibie, dr. Mahyuddin, bersama jajaran manajemen dan Dewan Pengawas Rumah Sakit, Mustafa A. Mappangara.

Tinjau Ainun Mart dan Lokasi UMKM

Sebelum pertemuan resmi, Komisi II meninjau sejumlah fasilitas rumah sakit, termasuk Ainun Mart yang berada di lobi utama serta area UMKM di bagian belakang RS. Setelah pemantauan lapangan, rombongan melanjutkan dialog dengan jajaran direksi dan manajemen rumah sakit di ruang pertemuan lantai tiga.

Manajemen Paparkan Perkembangan Rumah Sakit

Dalam pertemuan tersebut, Direktur RS dr. Hasri Ainun Habibie, dr. Mahyuddin, memaparkan kondisi rumah sakit sejak awal beroperasi yang masih terbatas dari sisi fasilitas dan jumlah kunjungan pasien. Ia juga menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, termasuk keberadaan Ainun Mart dan pelaku UMKM yang beraktivitas di area rumah sakit.

Menurutnya, RS Hasri Ainun Habibie terus mengalami perkembangan pesat, terutama dalam peningkatan jenis layanan medis.

Bersiap Layani Operasi Cincin Jantung

dr. Mahyuddin mengungkap bahwa rumah sakit yang dipimpinnya kini bersiap menjadi salah satu dari delapan rumah sakit di Indonesia yang akan melayani operasi pemasangan cincin jantung, dan menjadi satu-satunya di Sulawesi Selatan.

“Alatnya senilai puluhan miliar. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga tanggung jawab besar karena ratusan bahkan jutaan jiwa di kawasan ini bersandar pada RS Hasri Ainun Habibie,” ujarnya.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru