Kisruh Turnamen Domino Walikota Cup di Parepare Diselidiki Polisi

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE, Rilis.News – Polres Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), sedang menyelidiki dugaan kasus penipuan turnamen domino Walikota Cup 2025 yang merugikan ribuan peserta.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum naik ke penyidikan.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, memastikan pihaknya serius menangani laporan dari masyarakat.

“Kami sudah menerima sejumlah aduan peserta yang merasa dirugikan. Saat ini, penyidik sedang mengumpulkan keterangan dari peserta maupun panitia,” ujar Indra, Kamis (18/9/2025).

Menurut Indra, jika ditemukan unsur pidana, kasus ini akan segera ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Fokus pada Uang Pendaftaran dan Rekening Panitia
​Indra menjelaskan, proses penyelidikan difokuskan pada dua hal, yaitu alasan uang pendaftaran belum dikembalikan dan penyebab turnamen tidak tuntas.

Polisi juga menelusuri delapan nomor rekening yang diduga digunakan panitia untuk menerima pembayaran dari peserta.

“Kami butuh keterangan dari semua pihak agar kasus ini jelas. Selama ada peserta yang belum menerima uangnya kembali, proses penyelidikan akan terus berjalan,” tegasnya.

Beberapa kendala yang dihadapi polisi adalah banyaknya peserta yang berasal dari luar daerah. Meskipun demikian, beberapa calon peserta sudah bersedia hadir untuk memberikan keterangan di Parepare.

Status Masih Penyelidikan
​Hingga kini, polisi belum menetapkan kasus ini sebagai penipuan. Status perkara masih sebatas penyelidikan karena masih sedikit saksi yang telah diperiksa.

Indra mengimbau masyarakat, khususnya peserta turnamen, untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan.

Diketahui, Turnamen Domino Walikota Cup 2025 seharusnya digelar pada 6–7 September 2025 di Lapangan Andi Makkasau Parepare.

Acara yang diikuti 1.492 pasang peserta dari 18 provinsi ini berakhir ricuh dan dibatalkan pada Minggu (7/9/2025).

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru