SEKAYU – Suasana tegang terjadi di ruang VIP RSUD Sekayu, Sumatera Selatan, Rabu (13/8/2025), ketika dokter spesialis ginjal, dr. Syahpri Putra Wangsa, menghadapi intimidasi dari keluarga pasien yang memaksa beliau membuka masker medis. Insiden tersebut memicu laporan polisi untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan .
Kronologi Singkat Insiden
Sebuah video berdurasi sekitar 40 detik viral di media sosial, memperlihatkan dua pria—yang diduga anggota keluarga pasien—mendekati dr. Syahpri dan mendesaknya melepas masker dengan nada tinggi. Salah satu menyuruh:
“Ayo buka masker, ayo jelaskan… Buka masker, kau belum tahu kita ya.”
Dokter yang sudah menjelaskan prosedur namun tetap ditekan akhirnya menempuh langkah hukum untuk mencegah agar tidak terjadi kejadian serupa terhadap tenaga medis lainnya .
Pernyataan Dokter Syahpri
Melalui pernyataan publik, dr. Syahpri menegaskan bahwa tindakan laporan bukan semata balas dendam, melainkan bentuk tanggung jawab untuk menjamin keselamatan psikologis tenaga kesehatan:
“Kita harus tegas agar tenaga kesehatan merasa aman. Jangan sampai ada Syahpri-Syahpri lain,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pengorbanan besar yang telah ditempuh dalam meniti karier sebagai dokter:
“Sekolah kedokteran itu luar biasa, harus meninggalkan istri dan anak demi belajar,” katanya. Belum ada permintaan maaf dari pihak keluarga pasien, lanjutnya: “Belum (minta maaf)”










