Jenazah Wanita Obesitas 300 kg Dimakamkan Pakai Crane di Parepare

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parepare, Sulsel — Jenazah wanita berinisial Jumriani Kadir (45), yang memiliki berat tubuh mencapai sekitar 300 kilogram, dimakamkan di Parepare dengan menggunakan crane bantuan pemadam kebakaran. Langkah ini diambil karena kondisi fisik jenazah yang tidak memungkinkan diangkat secara manual .

Video pemakaman yang beredar di media sosial menampilkan peti kayu diletakkan di atas truk, kemudian diangkat secara perlahan oleh crane menuju liang lahat. Suasana khidmat dan diiringi takbir menyelubungi prosesi ini, yang juga dibantu BPBD dan Damkar Parepare .

Jumriani meninggal pada Senin, 23 Juni 2025, sekitar pukul 08.00 WITA di rumahnya karena sesak napas, yang kemungkinan besar disebabkan oleh serangan jantung . Camat Soreang, Awaluddin, menyebut kondisi kesehatan wanita itu sempat memburuk pada awal tahun, saat yang bersangkutan dievakuasi ke RSUD Andi Makkasau menggunakan mobil damkar karena berat badannya .

Keluarga dan warga mengenang Jumriani sebagai sosok yang periang dan gemar menolong orang lain. Ia meninggalkan tiga anak yang kini berduka atas kepergiannya .

Kenapa menggunakan crane?

Crane digunakan karena alasan keamanan dan praktis: berat jenazah melebihi kemampuan angkat manual serta menghindari risiko cedera saat membawa peti ke liang lahat.

Video unik dari pemakamannya menyajikan dimensi baru tentang tantangan medis dan logistik yang dihadapi ketika seseorang meninggal dalam kondisi obesitas ekstrem, sekaligus memancing diskusi mengenai layanan evakuasi dan pemakaman layak untuk orang dengan kebutuhan khusus.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru