68 PPPK Kemenag Parepare Dilantik, 5 Sudah Mengabdi 21 Tahun!

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — Haru dan bangga menyelimuti Aula PLHUT Kementerian Agama Kota Parepare, Senin (26/5/2025), saat sebanyak 68 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah, terutama bagi lima di antaranya yang telah mengabdi sebagai tenaga honorer lebih dari dua dekade — 21 tahun penantian yang akhirnya berbuah manis.

Pelantikan ini merupakan bagian dari gelombang besar pelantikan serentak secara nasional terhadap 71.336 PPPK Formasi Tahun 2025 Kementerian Agama. Prosesi berlangsung secara daring dan diikuti dari berbagai titik di Indonesia hingga luar negeri seperti Mekah, Australia, Inggris, Iran, dan China.

Tak tanggung-tanggung, Menteri Agama RI, Prof. K.H. Nasaruddin Umar langsung melantik secara daring. Ia menyebut ini sebagai penerimaan PPPK terbesar sepanjang sejarah di tubuh Kementerian Agama. “Menjadi ASN Kementerian Agama bukan sekadar bekerja, tapi juga tentang pengabdian kepada bangsa, umat, lingkungan, dan Tuhan,” tegasnya dalam sambutan.

21 Tahun Menanti: Akhir Sebuah Penantian, Awal Sebuah Pengabdian

Bagi lima nama ini — Andi Tenrisumpala, Fitriani L, Sariana, Kaharuddin, dan Imran — hari itu bukan hanya tentang SK dan seragam ASN. Ini adalah puncak dari perjuangan panjang sebagai tenaga honorer, sebagian besar tanpa jaminan masa depan yang pasti.

Mereka kini resmi menyandang status PPPK, namun lebih dari itu, mereka menjadi simbol ketekunan, kesetiaan, dan dedikasi yang tak lekang oleh waktu.

Pesan Tegas Kakan Kemenag Parepare

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan tersebut. “Alhamdulillah, kami mendapat tambahan amunisi baru. Ini adalah semangat baru bagi Kemenag Parepare untuk terus berkontribusi membangun kota ini menjadi lebih baik, sejahtera, dan maju,” ucapnya dengan penuh semangat.

Ia pun memberikan pesan mendalam kepada para PPPK yang baru dilantik. “Tunjukkan bahwa kalian memang layak menyandang status ASN. Tunjukkan dengan kinerja terbaik, dedikasi tinggi, dan etika yang terjaga, terutama terhadap pimpinan, senior, maupun rekan kerja.”

Awal dari Pengabdian Lebih Besar

Pelantikan ini bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal untuk pengabdian yang lebih besar. Para PPPK diharapkan mampu menjawab amanah ini dengan kerja nyata demi kemajuan Kementerian Agama, Parepare, dan Indonesia secara luas.

Dan untuk mereka yang telah mengabdi selama dua dekade, kisah mereka akan selalu menjadi pengingat bahwa kesetiaan dan kerja tulus tidak akan pernah sia-sia.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru