PAREPARE — Haru dan bangga menyelimuti Aula PLHUT Kementerian Agama Kota Parepare, Senin (26/5/2025), saat sebanyak 68 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah, terutama bagi lima di antaranya yang telah mengabdi sebagai tenaga honorer lebih dari dua dekade — 21 tahun penantian yang akhirnya berbuah manis.
Pelantikan ini merupakan bagian dari gelombang besar pelantikan serentak secara nasional terhadap 71.336 PPPK Formasi Tahun 2025 Kementerian Agama. Prosesi berlangsung secara daring dan diikuti dari berbagai titik di Indonesia hingga luar negeri seperti Mekah, Australia, Inggris, Iran, dan China.
Tak tanggung-tanggung, Menteri Agama RI, Prof. K.H. Nasaruddin Umar langsung melantik secara daring. Ia menyebut ini sebagai penerimaan PPPK terbesar sepanjang sejarah di tubuh Kementerian Agama. “Menjadi ASN Kementerian Agama bukan sekadar bekerja, tapi juga tentang pengabdian kepada bangsa, umat, lingkungan, dan Tuhan,” tegasnya dalam sambutan.
21 Tahun Menanti: Akhir Sebuah Penantian, Awal Sebuah Pengabdian
Bagi lima nama ini — Andi Tenrisumpala, Fitriani L, Sariana, Kaharuddin, dan Imran — hari itu bukan hanya tentang SK dan seragam ASN. Ini adalah puncak dari perjuangan panjang sebagai tenaga honorer, sebagian besar tanpa jaminan masa depan yang pasti.
Mereka kini resmi menyandang status PPPK, namun lebih dari itu, mereka menjadi simbol ketekunan, kesetiaan, dan dedikasi yang tak lekang oleh waktu.
Pesan Tegas Kakan Kemenag Parepare
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan tersebut. “Alhamdulillah, kami mendapat tambahan amunisi baru. Ini adalah semangat baru bagi Kemenag Parepare untuk terus berkontribusi membangun kota ini menjadi lebih baik, sejahtera, dan maju,” ucapnya dengan penuh semangat.
Ia pun memberikan pesan mendalam kepada para PPPK yang baru dilantik. “Tunjukkan bahwa kalian memang layak menyandang status ASN. Tunjukkan dengan kinerja terbaik, dedikasi tinggi, dan etika yang terjaga, terutama terhadap pimpinan, senior, maupun rekan kerja.”
Awal dari Pengabdian Lebih Besar
Pelantikan ini bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal untuk pengabdian yang lebih besar. Para PPPK diharapkan mampu menjawab amanah ini dengan kerja nyata demi kemajuan Kementerian Agama, Parepare, dan Indonesia secara luas.
Dan untuk mereka yang telah mengabdi selama dua dekade, kisah mereka akan selalu menjadi pengingat bahwa kesetiaan dan kerja tulus tidak akan pernah sia-sia.










