Pj Wali Kota Akbar Ali Harap Gerakan Pangan Murah Sentuh Masyarakat Lapisan Bawah

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2024 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE  — Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali menegaskan Gerakan Pangan Murah (GPM) harus sukses di Parepare, khususnya menyentuh masyarakat lapisan bawah.

Penegasan ini diungkap Pj Wali Kota Akbar Ali saat hadir dan membuka GPM di pelataran Masjid Terapung BJ Habibie, Parepare, Selasa (11/6/2024).

Hadir dalam kesempatan itu, Forkopimda di antaranya, Wakapolres Parepare Kompol Abd Muttalib, Komandan Brigif 11 Badik Sakti, Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulsel, instansi vertikal Kepala Bulog Parepare, Kepala BPS Parepare.

Dari jajaran Pemerintah Kota Parepare hadir Sekda Muh Husni Syam, Staf Ahli Noldy Yosep Rengkuan, Asisten I Dede Harirustaman, Asisten II Andi Ardian Asyraq, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muh Idris, Kepala Dinas Perdagangan Andi Wisnah T, Kepala Dinas Dukcapil Suriani, Kepala SKPD lainnya, serta para Camat dan Lurah. Turut hadir Ketua TP PKK Parepare Andi Heriyani Husni.

Akbar Ali mengemukakan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebagai wujud responsif Pemkot Parepare. 

Karena itu, dia berharap Camat dan Lurah untuk memantau agar pelaksanaannya sukses dan dirasakan oleh masyarakat khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Olehnya itu, saya ingin Gerakan Pangan Murah tepat sasaran. Gerakan Pangan Murah harus sukses dan betul-betul menyentuh masyarakat lapisan bawah,” tegas Akbar Ali.

Akbar Ali mengungkapkan GPM bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan konsumsi masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi nasional dan inflasi daerah. Itu melalui pasokan pangan yang terjangkau secara luas, kebutuhan masyarakat terpenuhi, daya beli terjaga, inflasi pada Juni 2024 bisa terkendali.

Selain itu, GPM diadakan untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang Idul Adha, pemulihan ekonomi, serta kepedulian pemerintah bagi warganya.

“GPM menjelang Idul Adha Serentak se Provinsi Sulawesi Selatan diluncurkan serentak pada hari ini, itu waktu yang ideal untuk masyarakat membeli kebutuhan pangan, khususnya untuk hari raya, dengan tujuan awal pelaksanaan GPM, yaitu menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat,” ungkap Akbar Ali. 

Dia menekankan, kegiatan ini sangat penting karena merupakan bentuk dukungan pemerintah agar masyarakat bisa mengakses pangan dengan harga yang wajar, utamanya saat menjelang hari raya keagamaan dan hari-hari besar lainnya.

“Sehingga masyarakat bisa memperoleh akses yang lebih luas lagi terhadap pangan murah dan berkualitas,” tandas Akbar Ali.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru