Ketua TPPS Parepare Pimpin Presentasi Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Sulsel

- Redaksi

Sabtu, 1 Juni 2024 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR — Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) turut menghadirkan inovasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Parepare, saat mengikuti Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Sulawesi Selatan 2024.
 
Penilaian Kinerja ini untuk Lokus 2023 pada 24 Kabupaten Kota di Sulsel. Kegiatan berlangsung di Hotel Swiss Bell Panakukkang, Makassar, Kamis-Sabtu, 30 Mei 2024 hingga 1 Juni 2024.
 
Sekda Kota Parepare, Muh Husni Syam selaku Ketua TPPS Parepare, yang hadir mewakili Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali memimpin presentasi di hadapan tim penilai atau panelis.
 
Dalam memaparkan presentasi, Sekda didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Parepare Andi Heriyani Husni, Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, Kepala Dinas Kesehatan Rahmawaty Natsier, Kepala Dinas PPKB Amarun Agung Hamka, Inspektur Iwan Asaad, Kepala Dinas PKP Wildana, Kepala Dinas Pendidikan Makmur, Kepala DP3A Jumadi, Kepala Dinas Sosial Andi Erwin Pallawarukka, beserta para Camat, para inovator stunting, dan Tim TPPS Parepare.
 
Rangkaian penilaian ini, Parepare juga menampilkan inovasi yang sudah terlaksana di masyarakat pada kegiatan pameran terkait pelaksanaan penanganan stunting di daerah.
 
“Jadi hari ini kami memaparkan pelaksanaan delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Parepare. Kami juga tampilkan inovasi-inovasi upaya penanganan stunting di Parepare,” kata Husni Syam.
Husni Syam menekankan, Pj Wali Kota Parepare bersama seluruh jajaran Pemkot Parepare sudah berkomitmen untuk terus bergerak dan berinovasi dalam upaya menurunkan angka stunting, karena menjadi salah satu program prioritas Presiden dan Gubernur di daerah.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru