UPT Balai POM Palopo Gelar Intensifikasi Pengawasan di Pasar Lambarese

- Redaksi

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALOPO (rilis.news) -UPT Balai POM Palopo mendampingi Tim Terpadu saat melakukan Pengawasan Obat dan Makanan pada hari kesembilan di Pasar Lambarese, Kecamatan Burau, Rabu (27/03/2024).

Badan POM rutin melakukan kegiatan Inwas (Intensifikasi Pengawasan) setiap tahunnya, termasuk tahun ini Balai POM Palopo turut mendampingi dalam rangka Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri bersama tim terpadu di seluruh kabupaten/kota di wilayah kerjanya, salah satunya di Kabupaten Luwu Timur.

Adapun Tim Terpadu yang turut hadir pada pengawasan ini yaitu Dinas Kesehatan, Disdagkop-UKMP, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), DMTPSP, Bapelitbangda, Diskominfo-SP, Satpol-PP, Pihak Kecamatan dan TNI.

Petugas dari Balai POM Palopo, Andi Rezkiani Beta mengungkapkan, pelaksanaan Inwas dengan Tim Terpadu hari ini berjalan lancar, seluruh pihak yang bergabung bekerjasama dengan baik guna melindungi masyarakat dari Obat dan Makanan yang mengandung bahan berbahaya, kadaluarsa, tidak memiliki izin edar, maupun kemasan rusak.

“Pada pengawasan ini kami menemukan pangan dan kosmetik kadaluarsa dan juga kemasan rusak yang belum dilokalisir atau belum disimpan terpisah dengan produk yang masih layak jual,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini, pelaku usaha menjadi semakin aware akan pentingnya mengelola produk yang didistribusikan.

“Olehnya itu, perlu dilakukan pengecekan secara berkala, salah satunya dengan cara memisahkan penyimpanan antara produk yang masih layak jual dengan produk yang telah rusak atau kadaluarsa,” tuturnya.

Adapun Koordinator Tim Pangan dan Kosmetik, Fitriani menambahkan bahwa, pada pengawasan kali ini, tim memberikan edukasi kepada para pedagang.

“Kami menghimbau kepada para pedagang untuk tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang berbahaya khususnya kepada para penjual ikan, ayam dan produk olahan pangan lainnya,” tambah Fitriani

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru