Pemkot Parepare Atensi PSU di Lumpue Bacukiki Barat

- Redaksi

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE, (rilis.news) – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dede Harirustaman turun memantau Proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Tonrangan Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare.
Turut hadir mendampingi Perwakilan Kejaksaan Negeri, Kasi Intel Sugiharto, Ketua KPU Kota Parepare Muh Awal Yanto dan beberapa jajaran, Komisioner Bawaslu Susianti juga beserta jajarannya, Rabu (21/2/2024).

Dede Harirustaman mengatakan, Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini dilakukan karena adanya temuan pelanggaran dari pihak Bawaslu, sehingga merekomendasikan untuk dilakukan PSU di TPS 2 tersebut.

“Kami mewakili dari Pemerintah Kota atas instruksi dari Penjabat Walikota untuk memantau kembali pelaksanaan PSU. Karena memang ada beberapa temuan dari pihak Bawaslu untuk merekomendasikan pelaksanaan PSU kepada pihak penyelenggara yaitu KPU,”Jelas Dede.

Terkhusus PSU ini tambahnya, dilakukan pemungutan suara untuk calon Presiden dan wakil presiden. Ia berharap, kegiatan PSU ini dapat berjalan dengan lancar..

Sementara Ketua KPU Kota Parepare, Muh Awal Yanto membenarkan adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu yang telah menemukan adanya pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Dafar Pemilih Tambahan (DPTb) kemudian menggunakan KTP domisili luar untuk menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut.

“Terdapat pemilih yang datang memilih dengan menggunakan KTP luar namun tidak terdaftar dalam DPT ataupun DPTb, sehingga itu menjadi selisih antara semua jenis pemilihan, makanya terjadi PSU berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu,”Tuturnya.

Awal menyebutkan untuk DPT TPS 2 Kelurahan Lumpue ini sebanyak 282 pemilih. Sementara partisipasi masyarakat hingga pukul 12 sudah mencapai 182 orang.

“Alhamdulillah berarti teman-teman KPPS, PPS, PPK, hingga KPU saling bekerjasama untuk menyebarkan informasi sehingga hari ini sudah sampai pada jam sekarang sudah lebih dari 50 persen. untuk C pemberitahuannya itu dibagikan sejak hari senin sebelum PSU dimulai,”sebutnya.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru