Tim TP Bantah Money Politik, Upaya Black Campaign

- Redaksi

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE (rilis.news)- Ketua Tim Pemenangan Caleg DPR RI Taufan Pawe, Baswedan mengatakan, berita soal pembagian uang oleh tim Taufan Pawe di Pangkep adalah upaya black campaign (berita hitam) untuk menjatuhkan Taufan Pawe.

Menurutnya, berita tersebut sebuah tuduhan atau fitnah kelompok tertentu untuk merusak figur Taufan Pawe. Mengingat, sumber berita tersebut sangat tidak jelas.

“Saya tegaskan itu (berita money politik) sama sekali tidak benar. Itu jelas 

black campaign kelompok tertentu yang ingin merusak citra bapak Taufan Pawe. Saya sudah konfirmasi LO di Pangkep yang namanya terseret, dia bilang fitnah besar,” kata Baswedan kepada media.

Baswedan menjelaskan, Taufan Pawe merupakan kader Golkar yang taat hukum. Dirinya selalu menyampaikan, seluruh kinerja tim harus sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). 

“Bapak Taufan Pawe sangat menjunjung tinggi PKPU. Bapak TP tidak mau asal berkampanye. Harus ada izin, tidak boleh lewat dari jam 6 sore. Begitupun alat peraga kampanye yang dibagikan masyarakat sesuai Peraturan KPU,” katanya.

Baswedan menilai, black campaign merupakan senjata terakhir untuk mengalahkan seseorang dalam Pemilu. Apalagi survei Taufan Pawe saat ini positif berpeluang besar terpilih di DPR RI.

“Ini yang sangat bahaya kalau setiap Pemilu selalu ada kampanye hitam atau tuduhan palsu. Tapi masyarakat Sulsel sudah cedas, bapak Taufan Pawe sudah terbukti amanah dan kinerjanya selama memimpin Wali Kota Parepare dua periode,” ungkapnya.

Sementara Staf Partai Golkar, Marlina membantah tuduhan jika dirinya penyebar foto seorang ibu yang memegang uang dan kartu bergambar Taufan Pawe. 

“Ini fitnah yang sangat kejam. Menggunakan nama saya untuk menjatuhkan Taufan Pawe. Saya sebagai LO caleg Golkar, jika mendampingi kampamye Taufan Pawe, tidak ada seperti itu,” kata Marlina dengan tegas. 

Marlina kembali menegaskan, selama mendampingi Taufan Pawe di kampanye, tidak ada arahan atau perintah dari Taufan Pawe untuk menggunakan uang untuk membagikan masyarakat. Taufan Pawe selalu memerihtahkan sesuai Peraturan KPU.

“Makanya saya heran kenapa ada fitnah seperti ini. Selama mendampingi bapak Taufan Pawe, yang ada diberikan ke warga itu APK yang sudah sesuai aturan. Jadi ini fitnah untuk menjatuhkan saya terutama bapak Taufan Pawe,” pungkasnya.

Berita Terkait

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Legislator PKS Sappe Desak Dinsos Verifikasi Faktual Data Desil
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Taufan Pawe Serahkan Bantuan Penanganan Abrasi di Cappa Gusung Bulukumba
Respons Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN, Taufan Pawe: Bukti Nyata Komitmen Ibu Kota Politik 2028
Skenario Aklamasi Musda Golkar Sulsel Terancam Buyar Usai Rahman Pina Temui Bahlil

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru