Menteri Kominfo Hingga Wali Kota Makassar gaet Gen Z Deklarasikan Pemilu Damai

- Redaksi

Minggu, 4 Februari 2024 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR (rili.news) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Aria Setiadi bersama Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan juga Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan Deklarasi Pemilu Damai di Kota Makassar. 

Di sela-sela kegiatan Literasi Digital untuk Pemilu Damai Makassar dengan tema ‘Cerdas Memilih Bijak Berkreasi’, mereka kompak mendeklarasikan komitmen untuk menjaga keberlangsung demokrasi. 

Serta mengedepankan informasi fakta, menolak politik identitas dan SARA, dan bertekad menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa di atas segala perbedaan. 

“Dengan deklarasi ini kami bersatu dalam semangat persatuan dan gotong royong menciptakan pemilihan yang damai, adil, dan bermartabat,” ucap Menkominfo Budi Aria Setiadi diikuti PJ Gubernur dan Wali kota Danny Pomanto, Kamis (1/02/2024). 

Menteri Kominfo Budi Setiadi juga mengimbau masyarakat untuk bijak bersosial media sehingga ruang digital di tengah kontestasi politik semakin baik. 

Tentunya melalui metode BAS. Baca informasi dengan hati-hati, Ayo cek informasinya, dan Stop informasi bohong dan mengandung konflik SARA. “Tetap bijak dalam bersuara di ruang digital,” tuturnya. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada 14 Februari mendatang. Dengan harapan tingkat partisipasi pemilih lebih meningkat. Khususnya pemilih pemula. 

“Untuk pemilih pemula jangan Golput, dan tanggal 14 datang ke TPS,” ucapnya. 

Sementara itu, Wali Kota Danny Pomanto bertekad mewujudkan Pemilu damai dan berkualitas di Kota Makassar. 

Pihaknya beberapa waktu lalu telah berkeliling di 15 kecamatan membawa visi itu dan mendorong tingkat partisipasi pemilih meningkat. 

“Pemilu itu hanya lima tahun kembali, artinya begitu pentingnya pencoblosan ini. Jangan apatis dan jadilah pemilih cerdas,” tutup Danny Pomanto.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru